Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Waduh, Kurs Rupiah Spot Terus Melemah di Perdagangan Siang Ini, Rp Per Dolar AS

Senin siang ini, kurs rupiah spot berada di level Rp 14.323 per dolar Amerika Serikat.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Waduh, Kurs Rupiah Spot Terus Melemah di Perdagangan Siang Ini, Rp      Per Dolar AS
WARTA KOTA/henry lopulalan
Aktivitas penukaran uang valas di Money Changer VIP di Jalan Menteng Raya, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (8/10/2018). Warta Kota/Henry Lopulalan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah di pasar spot belum mampu keluar dari tekanan hingga perdagangan tengah hari ini. Senin (17/1/2022) siang ini, kurs rupiah spot berada di level Rp 14.323 per dolar Amerika Serikat (AS).

Ini membuat rupiah melemah 0,19% dibandingkan dengan penutupan Jumat (14/1) di Rp 14.296 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang di kawasan.

Hingga pukul 12.04 WIB, sebagian besar mata uang di kawasan melemah. Di mana, won Korea Selatan masih menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah ambles 0,42%.

Selanjutnya, peso Filipina anjlok 0,31%. Disusul baht Thailand dan yen Jepang yang sama-sama terdepresiasi 0,20 persen.

Berikutnya, rupee India terkikis 0,16% dan ringgit Malaysia koreksi 0,12%. Lalu ada dolar Singapura yang turun 0,06 persen.

Baca juga: Desember, Indonesia Masih Bukukan Surplus Neraca Perdagangan 1,02 Miliar Dolar AS

Kemudian ada dolar Hong Kong yang melemah 0,03% terhadap the greenback pada perdagangan siang ini.

Baca juga: Jelang Pidato Gubernur The Fed, Nilai Rupiah Turun Rp 14.304/Dolar AS

Sementara itu, dolar Taiwan menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah melonjak 0,14%. Diikuti, yuan China yang naik 0,09 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

Laporan Reporter: Anna Suci Perwitasari | Sumber: Kontan

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas