Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Omicron Merebak, BI Masih Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen Tahun Ini

BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini bisa mencapai 4,7% yoy hingga 5,5% yoy

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Omicron Merebak, BI Masih Optimistis Ekonomi Tumbuh 5,5 Persen Tahun Ini
WARTA KOTA/WARTA KOTA/NUR ICHSAN
Warga mengantre beli minyak goreng yang digelar Operasi Pasar Minyak Goreng di Kelurahan Pondok Jagung Timur, Kecamatan Serpong Utara, Kota Tangerang Selatan, Kamis (10/2/2022). Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini bisa mencapai 4,7 persen hingga 5,5 persen year on yearWARTA KOTA/NUR ICHSAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kasus Covid-19 varian omicron terus meningkat. Meski begitu, Bank Indonesia (BI) tetap optimistis dengan prospek pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022.

Gubernur BI Perry Warjiyo memperkirakan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada tahun ini bisa mencapai 4,7 persen hingga 5,5 persen year on year (yoy) atau lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi tahun lalu yang sebesar 3,69% yoy.

“Kami perkirakan proses pemulihan ekonomi pada tahun 2022 tetap berlanjut meski ada peningkatan kasus Covid-19 varian Omicron yang patut diwaspadai,” tutur Perry, Kamis (10/2/2022) via video conference.

Optimisme Perry ini juga didasarkan oleh perkembangan sejumlah indikator dini yang tetap kuat pada Februari 2022, seperti penjualan eceran, indeks keyakinan konsumen, serta PMI atau indeks manufaktur.

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 3,69 persen di 2021, BI Optimistis Tahun Ini Bakal Lebih Tinggi

Selain itu, perekonomian yang tetap berdaya juga ditopang oleh tingkat vaksinasi yang lebih cepat dan bahkan mulai meningkatnya vaksin dosis ketiga (booster).

Baca juga: Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 3,69 persen di 2021, BI Optimistis Tahun Ini Bakal Lebih Tinggi

Pemerintah juga sudah mulai membuka sektor perekonomian dan cakupannya bahkan lebih luas, serta masih ada stimulus kebijakan baik dari BI, pemerintah, dan dari otoritas terkait lainnya yang bisa mendukug progres pemulihan ekonomi di tahun ini.

Laporan Reporter: Bidara Pink | Sumber: Kontan

Rekomendasi Untuk Anda
Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas