Tribun Bisnis

Kirin Jepang Menarik Diri Dari Bisnis Minuman Ringan di China

Kirin Holdings Co., Ltd. mengumumkan bahwa mereka akan menarik diri dari bisnis manufaktur minuman ringan lokal di China dengan menjual saham perusaha

Editor: Johnson Simanjuntak
zoom-in Kirin Jepang Menarik Diri Dari Bisnis Minuman Ringan di China
Richard Susilo
Papan nama Kirin di Tokyo 

Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang

TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Kirin Holdings Co., Ltd. mengumumkan bahwa mereka akan menarik diri dari bisnis manufaktur minuman ringan lokal di China dengan menjual saham perusahaan patungan yang memproduksi dan menjual minuman ringan di China lebih dari 110 miliar yen sebagai bagian dari tinjauan bisnisnya di luar negeri.

Menurut pengumuman itu, Kirin Holdings akan menjual semua 40% saham yang dimiliki oleh China Resources Enterprise, sebuah perusahaan patungan dengan perusahaan minuman besar China yang memproduksi dan menjual minuman ringan, ke dana China.

"Jumlah penjualannya adalah 1 miliar dolar, sekitar 115 miliar yen  yang berarti kami akan menarik diri dari bisnis manufaktur minuman ringan di China," ungkap sumber Tribunnews.com Rabu (16/2/2022).

"Namun, kami akan terus mengizinkan perusahaan lokal untuk menggunakan merek kami sendiri, dan bisnis pembuatan dan penjualan bir yang dilakukan oleh anak perusahaan lokal kami akan terus berlanjut."

Kirin mengaktifkan tinjauan bisnis luar negeri, seperti menjual saham perusahaan bir yang dioperasikan bersama dengan perusahaan terkait militer dan memutuskan untuk menarik diri dari pasar di Myanmar tempat kudeta militer terjadi.

 Bertujuan untuk memusatkan sumber daya manajemen luar negeri di bidang-bidang seperti bir kerajinan, merek-merek lokal yang lebih menguntungkan.

Diskusi bisnis Jepang juga dilakukan kelompok pecinta Jepang silakan gabung lewat email: info@tribun.in

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas