Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Perum Bulog Jamin Stok Beras Aman Sampai Lebaran Mendatang

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menyatakan saat ini telah memasuki masa panen padi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Perum Bulog Jamin Stok Beras Aman Sampai Lebaran Mendatang
Tribunnews/Irwan Rismawan
Pekerja menata karung berisi beras di Gudang Bulog Kanwil DKI dan Banten, Kelapa Gading 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Mendekati bulan puasa dan Lebaran 2022, stok pangan terutama beras disebut dalam status aman.

Perusahaan Umum Badan Urusan Logistik (Perum Bulog) menyatakan saat ini telah memasuki masa panen padi.

Sekretaris Perusahaan Perum Bulog Awaludin Iqbal menuturkan, stok beras aman terlebih saat ini beberapa wilayah produksi beras mulai memasuki masa panen.

"Stok pangan yang merupakan penugasan dari pemerintah kepada Perum Bulog seperti beras Insya Allah aman.

Baca juga: Bulog Tegaskan Siap Jaga Stabilitas Pasokan Jagung

Apalagi saat ini di beberapa wilayah sudah mulai panen, dan akan mencapai puncaknya pada bulan April," kata Awaludin kepada Kontan.co.id, Minggu (6/3/2022).

Sedangkan untuk daging dalam hal ini daging kerbau, dalam bulan Maret ini minimal akan datang 20.000 ton.

"Berikutnya secara bertahap akan didatangkan dari India untuk memenuhi kebutuhan bulan Ramadhan dan Lebaran tahun ini," kata Awaludin.

Baca juga: Stok Cukup, Bulog Tetap Serap Beras Petani di Puncak Panen Tahun Ini

Rekomendasi Untuk Anda

Kabag Humas Perum Bulog Tomi Wijaya menambahkan, untuk daging yang baru datang dengan jaringan infrastruktur yang dimiliki Bulog, distribusi akan dilakukan langsung. "Semua wilayah/cabang sudah memiliki cold storage. Jadi enggak ada masalah distribusi," jelas Tomi.

Tomi mengatakan, sesuai penugasan yang diberikan kepada Bulog, saat ini stok beras yang dikuasai Bulog kurang lebih 1 juta ton. Jumlah tersebut sangat cukup untuk menghadapi momentum puasa dan lebaran mendatang.

"Karena di momen tersebut kebutuhan beras biasanya tidak banyak perubahan dibanding waktu lainnya," imbuhnya. (Ratih Waseso)

Suber: Kontan

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas