Tribun Bisnis

Kemenhub: Ada Tambahan 10 Rute Penerbangan Internasional ke Bali

pada periode summer akan dibuka lagi 10 rute penerbangan internasional baru di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.

Penulis: Hari Darmawan
Editor: Sanusi
Kemenhub: Ada Tambahan 10 Rute Penerbangan Internasional ke Bali
Foto kiriman Stakeholder Relation PT Angkasa Pura I
Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Hari Darmawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kementerian Perhubungan (Kemenhub) melakukan evaluasi untuk kedatangan penumpang pesawat internasional dan domestik di Bandara I Gusti Ngurah rai Bali.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Novie Riyanto mengatakan, saat ini maskapai yang melayani operasional penerbangan internasional diantaranya Garuda Indonesia rute Narita-Denpasar, Singapore Airline rute Singapura-Denpasar, Scoot rute Singapura-Denpasar, dan Jet Asia rute Singapura-Denpasar.

Baca juga: Penerbangan Internasional Denpasar-Melbourne Terbitkan Harapan

"Kemudian ada 3 rute penerbangan internasional yang baru yang akan beroperasi yaitu Garuda Indonesia rute Sydney-Denpasar, KLM rute Singapura-Denpasar dan Malaysia Airline rute Kuala Lumpur-Denpasar," kata Novie, Rabu (16/3/2022).

Ia juga menyebutkan, pada periode summer akan dibuka lagi 10 rute penerbangan internasional baru di Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai.

Baca juga: Bandara Juanda Surabaya Kembali Layani Penerbangan Langsung untuk Jemaah Umrah

"Saat ini 4 rute telah mendapat persetujuan dan 6 rute lainnya sedang dalam proses. Dalam waktu dekat menyusul AirAsia rute Kuala Lumpur-Denpasar dan Batik Air rute Singapura-Denpasar,” kata Novie.

Adapun penerbangan yang sedang mengajukan proses pengajuan pengaktifan rute penerbangan, yaitu Jetstar rute Melbourne-Denpasar, AirAsia rute Singapura-Denpasar, Turkish Airlines rute Istanbul-Denpasar, Qantas rute Melbourne-Denpasar, Virgin Australia rute -Denpasar, dan Emirates rute Dubai-Denpasar.

Novie juga mengungkapkan untuk penerbangan domestik, pergerakan penumpang mengalami peningkatan pada pekan kedua sebesar 11 persen.

"Dengan adanya peningkatan ini, penggunaan Aplikasi PeduliLindungi di semua tempat strategis dan umum tetap dilakukan dalam rangka melakukan tracking setiap pergerakan orang," kata Novie.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas