Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menkominfo: Produk Asing Jangan Dilabeli Barang Dalam Negeri

Johnny mengingatkan pengelola platform digital untuk memberikan peluang promosi atas produk-produk dalam negeri

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar R Yovanda
zoom-in Menkominfo: Produk Asing Jangan Dilabeli Barang Dalam Negeri
HO/Istimewa/Warta kota
Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Republik Indonesia, Johnny G Plate 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menyatakan, pemerintah akan mengambil langkah konkret untuk meningkatkan belanja produk dalam negeri. 

Hal ini mengacu arahan Presiden Joko Widodo yang menegaskan keberpihakan terhadap produksi dalam negeri bukan hanya kosmetik belaka, tapi secara sungguh-sungguh menggunakan belanja produk dalam negeri Indonesia.

“Apabila ada yang bermain-main dengan mengubah atau meng-kosmetik-kan produk-produk asing dengan diberi label atau cap produk-produk dalam negeri, maka akan diambil langkah-langkah yang tegas secara khusus kepada marketplace,” ujar Johnny G Plate dalam konferensi pers "Aksi Afirmasi Bangga Buatan Indonesia 2022" di Bali, Jumat (25/03/2022).

Baca juga: Lewat Marketplace, Pendapatan UMKM asal Medan Ini Meningkat Hingga 350% di Masa Pandemi

Johnny mengingatkan pengelola platform digital untuk memperhatikan, memberikan peluang promosi, serta melakukan aksi nyata dan afirmatif untuk memberikan dukungan atas produk-produk dalam negeri.

“Kepada pemerintah dan BUMN, Bapak Presiden Jokowi juga mengingatkan langkah afirmatif tidak di atas kertas saja. Namun, harus diimplementasikan dan dilaksanakan secara konkret," katanya.

Menurut dia, hal itu akan dimonitor setiap hari, agar kementerian dan lembaga yang telah memberikan komitmen dapat secara sungguh-sungguh melaksanakan aksi bersama.

Rekomendasi Untuk Anda

“Jika tidak, Presiden Joko Widodo mengingatkan bukan tidak mungkin untuk melakukan reshuffle,” pungkas Johnny.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas