Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Humpuss Intermoda Gandeng Perusahaan Belanda untuk Bangun Kapal Keruk

Perjanjian itu diteken oleh Chief Executive Officer (CEO) ASY Arnold Den Boon dan Direktur Utama HITS Kemal Imam Santoso di Belanda.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Yanuar R Yovanda
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Humpuss Intermoda Gandeng Perusahaan Belanda untuk Bangun Kapal Keruk
HITS
Ilustrasi - Kapal pengangkut muatan petrochemical yang dioperasikan PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Emiten angkutan laut milik Hutomo Mandala Putra atau Tommy Soeharto, PT Humpuss Intermoda Transportasi Tbk (HITS) telah menandatangani perjanjian kerja sama strategis dengan perusahaan jasa pembangunan kapal keruk asal Belanda, Amsterdam Shipyards B.V. (ASY).

Perjanjian itu diteken oleh Chief Executive Officer (CEO) ASY Arnold Den Boon dan Direktur Utama HITS Kemal Imam Santoso di Belanda.

"Dalam perjanjian ini, HITS melalui anak usahanya, PT Humpuss Maritim (HUMI) akan membangun kapal TSHD (Trailing Suction Hopper Dredgers), dengan menunjuk ASY sebagai pihak yang membangun, commissioning, dan pengiriman atas kapal tersebut ke Indonesia," ujar Imam dalam keterangannya, Kamis (2/6/2022).

Baca juga: Emiten Angkutan Laut Milik Tommy Soeharto Bukukan Laba Bersih Rp 48 Miliar

Pekerjaan pembangunan kapal, pengujian, dan uji coba akan dilakukan di galangan kapal milik ASY di Amsterdam, Belanda, dengan kapasitas muat material antara 3.000 hingga 4.000 m3.

"Rencananya, proyek ini akan mulai dilaksanakan pada tahun ini," katanya.

Dia menambahkan, pihaknya akan diskusi secara intensif terkait pelaksanaan kerja sama tersebut baik dari sisi teknis maupun komersial.

Rekomendasi Untuk Anda

"Selain untuk memenuhi kebutuhan pasar dalam negeri yang terus meningkat, kerja sama pengadaan kapal keruk jenis TSHD ini juga sebagai bentuk transfer teknologi ke awak kapal Indonesia, sebagai anak bangsa," pungkas Imam.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas