Tribun Bisnis

Pandemi Segera Berakhir, Dunia Bisnis Diharapkan Kembali Normal

Ketua GAPMMI Adhi S Lukman memaparkan pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya tren perubahan perilaku konsumen.

Penulis: Reynas Abdila
Editor: Sanusi

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Reynas Abdila

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Sekretaris Yayasan Pendidikan Universitas Presiden (YPUP) Prof. Dr. Jony Oktavian Haryanto mengatakan saat ini pandemi Covid-19 di berbagai negara termasuk Indonesia hampir berakhir.

“Musim dingin segera berlalu dan musim semi akan segera tiba,” kata Prof Jony dalam konferensi International Conference on Family Business and Entrepreneurship (ICFBE), dikutip Senin (6/5/2022).

Lebih dari seratus peserta di antaranya para praktisi bisnis berpartisipasi dalam ajang ini.

Mereka datang dari seluruh Indonesia, dan dari luar negeri, seperti Amerika Serikat, Belanda, Hungaria, Belgia, Cina, India, Malaysia, Filipina, dan Vietnam.

Baca juga: Gaet Konsumen Milenial, Daihatsu Tampilkan New Sirion di Urban Fest 2022

“Semua orang akan kembali berbisnis, kembali bekerja, sehingga kami berharap dunia dapat segera kembali normal,” harapnya.

Rektor PresUniv Prof. Dr. Chairy mengungkapkan rasa bangganya karena Fakultas Bisnis, PresUniv, dapat terus menyelenggarakan ICFBE meski Indonesia dilanda pandemi Covid-19.

“Konferensi ini adalah platform terbaik bagi semua sektor terkait untuk mendukung agenda pemerintah dalam memulihkan dan merevitalisasi perekonomian nasional setelah beberapa tahun berjuang menghadapi pandemi.”

Chairy optimis, konferensi kali ini akan membuahkan hasil, dan panitia dapat merangkumnya dalam buku prosiding.

Baca juga: Trik Dari Epidemiolog Agar Sehat Saat Melaksanakan Haji di Tengah Pandemi Covid-19

“Buku ini akan bermanfaat tidak hanya bagi kalangan akademisi dan dunia usaha, tetapi juga para kalangan pemerintahan dan para pemangku kepentingan lainnya,” ucap Chairy.

Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Indonesia atau (GAPMMI) Adhi S. Lukman yang juga menjadi pembicara dalam ajang ini, memaparkan pandemi Covid-19 menyebabkan terjadinya tren perubahan perilaku konsumen.

Menurutnya, banyak konsumen saat ini lebih memperhatikan tentang asal produk, kemasan, keamanan makanan, lebih menyukai home delivery, dan makanan yang meningkatkan imunitas.

“Mereka mengurangi jajanan pinggir jalan,” ucap Adhi.

Ia juga memaparkan berkembangnya tren baru, yakni plant-based food atau makanan yang berasal dari sumber-sumber nabati.

“Itulah tren terbaru di industri makanan dan minuman. Masyarakat kelas menengah ke atas cenderung memilih makanan yang lebih sehat dan kebanyakan untuk diet. Ini menjadi kesempatan bagi pelaku bisnis makanan dan minuman untuk melakukan inovasi agar dapat menyajikan makanan yang lebih sehat,” imbuhnya.

Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas