Tribun Bisnis

Erick Thohir: Sudah Saatnya Kita Berdiri Sejajar dengan Asing

Erick Thohir mengajak para pengusaha membangun ekosistem terpadu dengan BUMN dalam pengembangan ekonomi Indonesia.

Penulis: Toni Bramantoro
Editor: Theresia Felisiani
zoom-in Erick Thohir: Sudah Saatnya Kita Berdiri Sejajar dengan Asing
Tribunnews/Naufal Lanten
Erick Thohir. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengajak para pengusaha membangun ekosistem terpadu dengan BUMN dalam pengembangan ekonomi Indonesia. Erick menyebut Indonesia saat ini tengah dalam momentum bagus dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi pascacovid. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengajak para pengusaha membangun ekosistem terpadu dengan BUMN dalam pengembangan ekonomi Indonesia.

Erick menyebut Indonesia saat ini tengah dalam momentum bagus dengan peningkatan pertumbuhan ekonomi pascacovid.

"Kita punya fondasi pertumbuhan ekonomi yang kontinyu, dan tidak banyak negara yang punya kesempatan ini," ujar  Erick Thohir   saat bertemu dengan para pengusaha se-Jatim, Indonesia Link, di Royal Tulip Darmo Surabaya, Jawa Timur.

Dalam kesempatan tersebut, mantan Presiden Inter Milan itu juga memaparkan peluang dan prospek usaha Indonesia pasca-2024.

Erick mengatakan, BUMN tidak bisa sendirian menjaga dan meningkatkan tren positif tersebut, melainkan perlu dukungan para pelaku usaha.

Erick menyampaikan, perubahan zaman memberikan tantangan sekaligus peluang bagi Indonesia.

Baca juga: Erick Thohir Tegaskan BUMN Harus Jadi Penyeimbang Pasar

Dari sisi geopolitik, ucap Erick, banyak negara mulai melakukan proteksi pangan, energi, dan sektor kesehatan untuk rakyatnya sendiri.

Kondisi pandemi menjadi alasan utama bagi sejumlah negara dalam melakukan proteksi.

"Jadi yang namanya era globalisasi sekarang berubah, mulai bicara diri sendiri. Kita harus mulai merajut yang namanya regionalisasi, AS, Cina, India, dengan jumlah penduduk dan ekonomi yang besar jadi regional sendiri, termasuk Indonesia," ucap Erick.

Erick menyebut saat globalisasi mulai terintervensi, maka Indonesia harus mulai memikirkan regionalisasi, yang mana harus berdaulat dan punya peta jalan sendiri.

Erick menyampaikan, tantangan berikutnya ialah faktor lingkungan yang mana perubahan iklim menjadi fokus utama pemerintah.

Kemudian juga optimalisasi bonus demografi agar menjadi bahan bakar bagi pertumbuhan ekonomi bangsa.

Baca juga: Di Depan Pengusaha Muda, Erick Thohir Sebut Pentingnya Transformasi: Jika Tidak Mau, Akan Tertinggal

"Lalu kita tahu ada digitalisasi yang mengubah landscape ketenagakerjaan dan dunia usaha secara kompleks. Kita sebagai bangsa mulai harus berdaulat mandiri dengan membangun ekosistem bersama, antara BUMN, swasta, UMKM. Yang bisa disinergikan dan dikolaborasikan, harus dilakukan. Sudah saatnya kita berdiri sejajar sama asing," kata Erick.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas