Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

IHSG dan Rupiah Kompak Perkasa Di Akhir Pekan

Hanya dua sektor yang berakhir di zona merah. Sektor properti dan real estat turun 0,16%. Sektor kesehatan melemah 0,08%.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in IHSG dan Rupiah Kompak Perkasa Di Akhir Pekan
KOMPAS/RIZA FATHONI
Ilustrasi dolar AS. Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan akhir pekan, Jumat (8/7/2022), menguat tinggalkan level Rp 15.000. 

TRIBUNNEWS.COM -- Hari ini Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di perdagangan saham dan kurs rupiah di pasar uang kompak perkasa.

Pada akhir perdagangan pekan ini, Jumat (8/7/2022) IHSG naik 1,32 persen atau 87,63 poin ke 6.740.

Sementara rupiah menguat tinggalkan level Rp 15.000.

Sembilan indeks sektoral yang tampir perkasa pada perdagangan Jumat menyokong penguatan IHSG.

Baca juga: Tujuh Indeks Sektoral Kerek IHSG Naik Tipis 0,12 Persen ke 6.654, BRPT Jadi Top Gainer

Hanya dua sektor yang berakhir di zona merah. Sektor properti dan real estat turun 0,16 % . Sektor kesehatan melemah 0,08 % .

Sektor teknologi melejit 2,99 % . Sektor barang baku melonjak 2,69 % . Sektor keuangan melesat 1,66 % . Sektor transportasi dan logistik menguat 1,64 % . Sektor energi menanjak 1,05 % .

Sektor perindustrian naik 1,03 % . Sektor barang konsumsi primer naik 0,40 % . sektor infrastruktur menguat 0,07 % . Sektor barang konsumsi nonprimer naik tipis 0,04 % .

Rekomendasi Untuk Anda

Top gainers LQ45 hari ini adalah:

PT Vale Indonesia Tbk (INCO) 4,95 %
PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) 4,76 %
PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) 3,96 %

Top losers LQ45 terdiri dari:

PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) -2,20 %
PT Barito Pacific Tbk (BRPT) -1,88 %
PT Media Nusantara Citra Tbk (MNCN) -1,04 %

Total volume transaksi bursa mencapai 18,71 miliar saham dengan nilai transaksi Rp 10,83 triliun. Sebanyak 287 saham menguat. Ada 200 saham turun harga dan 191 saham flat.

Baca juga: Hari Ini Rupiah dan IHSG Terkapar, Mata Uang Garuda Tipis Mendekat Rp 15.000/Dolar AS

Meski melonjak di perdagangan hari ini, IHSG tercatat masih minus 0,80 % dalam sepekan terakhir. Sedangkan dalam sebulan, IHSG turun 4,89 % .

Tinggalkan Rp 15.000

Sementara nilai tukar rupiah terhadap dolar AS pada perdagangan akhir pekan, Jumat (8/7/2022), menguat tinggalkan level Rp 15.000.

Tercatat, rupiah menguat 23 poin ke level Rp 14.979 dari posisi penutupan perdagangan hari sebelumnya Rp 15.002 per dolar AS.

Kurs Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia pun mencarat penguatan rupiah ke posisi Rp 14.981 per dolar AS dibandingkan hari sebelumnya Rp 14.986 per dolar AS.

Chief Economist BRI Danareksa Sekuritas, Telisa Aulia Falianty mengatakan, terapresiasinya nilai tukar rupiah seiring adanya kenaikan cadangan devisa Indonesia, meski naiknya hanya 800 juta dolar AS.

"Setelah mengalami penurunan beberapa bulan terakhir. Cadangan devisa mengalami kenaikan dan ini tentu memberikan sentimen positif ke ekonomi kita, terutama ke rupiah yang tertekan sentimen eksternal," ucap Telisa.

Baca juga: IHSG Sesi I Selasa (5/72022) Naik 1,53 Persen ke 6.740, Saham HRUM Melesat 9,42 Persen

Bank Indonesia melaporkan cadangan devisa (cadev) Indonesia meningkat pada Juni 2022 menjadi 136,4 miliar dolar AS dibandingkan dengan Mei 2022 yang sebesar 135,6 miliar dolar AS.

Peningkatan posisi cadangan devisa pada Juni 2022 dipengaruhi oleh penerbitan obligasi global atau global bond pemerintah, serta penerimaan pajak dan jasa.

posisi cadangan devisa tersebut, setara dengan pembiayaan 6,6 bulan impor atau 6,4 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah, serta berada di atas standar kecukupan internasional sekitar tiga bulan impor.

Oleh karenanya, BI menilai cadev tersebut mampu mendukung ketahanan sektor eksternal serta menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan. (Tribunnews.com/Seno Tri/Kontan/Wahyu Tri)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas