Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Jumat Pagi Rupiah Terpantau Menguat, Sentuh Level Rp14.978

Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat pagi (8/7/2022) terpantau sedikit melemah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Jumat Pagi Rupiah Terpantau Menguat, Sentuh Level Rp14.978
Tribunnews/JEPRIMA
Petugas jasa penukaran uang asing saat menunjukkan pecahan 100 dolar AS di PT Ayu Masagung. Jumat pagi (8/7/2022) rupiah terpantau berada di level Rp14.978 per dolar AS. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada Jumat pagi (8/7/2022) terpantau sedikit melemah.

Melansir data Bloomberg (pada pukul 09.13), rupiah berada di level Rp14.978 per dolar AS.

Pada penutupan kemarin (6/7/2022), merujuk informasi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia, tercatat nilai tukar Rupiah di level Rp14.986 per dolar AS.

Padahal sebelumnya, sejumlah pengamat menilai adanya potensi Rupiah yang kian terpuruk.

Faktor pelemahan Rupiah yang berlanjut dikarenakan pasar keuangan masih dibayangi sentimen negatif.

Baca juga: Kamis Sore, Rupiah Perkasa di Level Rp 14.986 Per Dolar AS

“Investor terus mencermati risiko kenaikan The Fed rate terhadap Indonesia sehingga melakukan penjualan aset berisiko tinggi.

Rekomendasi Untuk Anda

Keluarnya dana asing juga dipicu data inflasi Juni yang cukup tinggi sejak 2017 menjadi kekhawatiran risiko stagflasi,” ungkap Direktur Center of Economic and Law Studies (Celios) Bhima Yudhistira kepada Tribunnews belum lama ini.

“Apalagi BI masih menahan suku bunga tentu risk nya naik di market,” sambungnya.

Bhima juga mengatakan, kondisi likuiditas di dalam negeri bisa mengetat apabila pelemahan kurs terus terjadi. Karena pelemahan kurs menunjukkan adanya tekanan arus modal asing yang keluar.

“Salah satu alasan pelemahan rupiah karena BI masih menahan suku bunga. Ditahannya suku bunga acuan membuat spread imbal hasil US Treasury dengan surat utang SBN semakin menyempit.

Idealnya suku bunga sudah naik 50 basis poin sejak Fed lakukan kenaikan secara agresif,” pungkas Bhima.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas