Rupiah Makin Perkasa ke Level Rp 14.834, Pengamat Prediksi Pekan Depan Masih Menguat
Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di level Rp14.834 pada Jumat sore (29/7/2022)
Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Muhammad Zulfikar

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) ditutup menguat di level Rp 14.834 pada Jumat sore (29/7/2022).
Sebelumnya pada penutupan kemarin (28/7/2022), mata uang Garuda berada di level Rp 14.921 per dolar AS.
Pengamat Pasar Keuangan, Ariston Tjendra mengatakan, nilai tukar rupiah masih mendapatkan angin segar dari hasil the Fed dan kondisi resesi di AS sehingga bisa menguat terhadap dolar.
Baca juga: Bank Indonesia Siap Luncurkan Rupiah Digital, Apa Tanggapan Pelaku Usaha Kripto?
“Ini karena The Fed memberikan indikasi kemungkinan besaran kenaikan suku bunga tidak setinggi sekarang,” ucap Ariston kepada Tribunnews.com, Jumat (29/7/2022).
Dirinya kembali melanjutkan, menguatnya nilai tukar Rupiah juga disebabkan adanya rilis data produk domestik bruto (PDB) Amerika Serikat kuartal II-2022.
Rilis data PDB AS kuartal II-2022 yang kembali negatif memunculkan ekspektasi besaran kenaikan suku bunga acuan AS akan diturunkan pada rapat the Fed berikutnya.
“Dua hal ini mendorong pelemahan dolar AS terhadap nilai tukar lainnya selama 2 hari beruntun,” papar Ariston.
Baca juga: Jumat Pagi, Rupiah Perlahan Menguat ke Level Rp14.878
Dirinya memprediksi, mata uang Garuda pada pekan masih akan mengalami tren peningkatan. Dengan potensi di kisaran Rp 14.700 hingga Rp 14.900.