Tribun Bisnis

Menaker Bantah BSU Diambil dari Dana Iuran Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Ida Fauziyah membantah dana bantuan subsidi upah (BSU) diambil dari iuran peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Penulis: Larasati Dyah Utami
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Menaker Bantah BSU Diambil dari Dana Iuran Peserta BPJS Ketenagakerjaan
Tribunnews.com/Ilham Rian Pratama
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Larasati Dyah Utami

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menegaskan, bantuan subsidi upah (BSU) berasal dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN), bukan iuran BPJS Ketenagakerjaan

Ida mengatakan program BSU ini merupakan respon cepat dari pemerintah atas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM), yang diikuti kenaikan kebutuhan pokok lainnya.

Sebab menurutnya APBN akan habis jika terus digunakan untuk menutupi subsidi BBM. 

"Karena kalau diikuti terus subsidi itu nggak ngejar, subsidi kita, APBN kita akan habis untuk belikan subsidi BBM. Maka Pemerintah kemudian memberikan subsidi itu dalam bentuk bantuan langsung tunai yang sumbernya dari pos APBN," ujarnya, Selasa (13/9/2022).

"Saya tegaskan kembali ini bukan uang iuran pekerja yang ada di dalam BPJS Ketenagakerjaan," kata Ida.

Disela agenda Employment Working Group (EWG) dan kegiatan G-20 Labor and Employment Ministers Meeting (LEMM), Ida Fauziyah meninjau penerima BSU 2022 bagi pekerja di sektor UKM berlokasi di Krisna, Bali.

Baca juga: Cara Daftar Akun BSU Kemnaker dan Cek Penerima BSU Tahun 2022, Siapkan NIK

Dia mengatakan, Bali termasuk salah satu provinsi yang cukup banyak sekali terima BSU 2022 meskipun Bali merupakan provinsi kecil. 

Hal tersebut didasarkan atas banyaknya inisiasi perusahaan yang telah mendaftarkan pekerjanya ke dalam kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan.

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas