Tribun Bisnis

Pengusaha Angkutan Truk Pertanyakan Rencana BPJT Menaikkan Tarif Tol

Aptrindo menyatakan keberatan atas rencana BPJT menaikkan tarif tol di 2022.

Editor: Choirul Arifin
zoom-in Pengusaha Angkutan Truk Pertanyakan Rencana BPJT Menaikkan Tarif Tol
Tribunnews/Hari Darmawan
Truk angkutan barang melintas di Km 47 Jalan Tol Jakarta-CIkampek, Sabtu (30/4/2022). Aptrindo menyatakan keberatan atas rencana BPJT menaikkan tarif tol di 2022. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengusaha angkutan barang menggunakan truk yang tergabung dalam Asosiasi Pengusaha Truk Indonesia (Aptrindo) menyatakan keberatan atas rencana Pemerintah menaikkan lagi tarif tol tahun 2022 ini.

Sebelumnya, Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) sudah mengisyaratkan tarif tol akan kembali naik di 2022.

Ketua Umum DPP Aptrindo Gemilang Tarigan mengatakan, jika pemerintah menjadikan tren inflasi sebagai bahan pertimbangan dalam menaikkan tarif jalan tol, maka hal tersebut patut dipertanyakan.

“Keputusan menaikkan tarif tol itu justru membuat inflasi meningkat juga, karena ongkos angkut barang akan melonjak,” ujar Gemilang Tarigan, Senin (26/9/2022).

Dia menilai para pengusaha truk tidak memperoleh banyak manfaat dari kebijakan penyesuaian tarif tol yang selama ini pernah terjadi.

Ini mengingat temuan di lapangan masih banyak ruas tol yang mengalami kerusakan, terutama di bagian badan jalan yang tentu dapat membahayakan keselamatan para pengendara yang melintas di sana.

Baca juga: Keputusan Naikkan Tarif Tol Tahun Ini di Tangan Menteri Basuki

Aptrindo meminta pemerintah memprioritaskan peningkatan level layanannya terlebih dahulu, ketimbang gencar menaikkan tarif tol di Indonesia.

Hal ini mengingat fungsi jalan tol yang menjadi jalan alternatif bagi para pelaku usaha yang hendak mempercepat proses mobilisasinya.

“Ruas tol Cikunir yang masih di Jabodetabek saja masih banyak lubang,” tukas Gemilang.

Para pengusaha truk sendiri sudah cukup terbebani oleh kenaikan harga BBM yang terjadi pada awal September lalu.

Baca juga: Ekonomi Mulai Bergerak, Pemerintah Siap-siap Naikkan Tarif Tol

Aptrindo mengerek tarif sewa truk secara bervariasi, yakni sekitar 21 persen untuk truk kecil seperti pick-up, sekitar 23 persen untuk truk ukuran medium atau beroda empat, dan sekitar 25 persen untuk truk ukuran besar atau beroda enam dan/atau lebih.

Jika kenaikan tarif tol benar-benar terjadi, sudah dipastikan pihak pemilik truk akan kembali menyesuaikan tarif sewa truk kepada para pelanggannya.

“Besaran kenaikannya akan mengikuti kenaikan tarif tol itu sendiri. Yang pasti, kami akan bebankan langsung kenaikan tersebut ke penyewa truk,” tandas dia.

Laporan Reporter: Dimas Andi | Sumber: Kontan

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas