Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rupiah Pagi Ini Juga Dibuka Melemah ke Rp 15.165 Per Dolar AS

Nilai tukar rupiah spot dibuka di level Rp 15.165 per dolar AS pada Rabu pagi 28 September 2022.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Rupiah Pagi Ini Juga Dibuka Melemah ke Rp 15.165 Per Dolar AS
TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Petugas menghitung mata uang dolar AS yang ditukar warga di Golden Money Changer, Jalan Ir H Djuanda, Kota Bandung. Nilai tukar rupiah spot dibuka di level Rp 15.165 per dolar AS pada Rabu pagi 28 September 2022. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah di pasar spot kembali melanjutkan pelemahannya seperti kemarin. Pada perdagangan pagi kurs rupiah spot langsung tertekan, Rabu (28/9/20022).

Nilai tukar rupiah spot dibuka di level Rp 15.165 per dolar Amerika Serikat (AS).

Hal ini membuat rupiah melemah 0,27 persen dibandingkan dengan penutupan Selasa (27/8) di Rp 15.124 per dolar AS. Pergerakan rupiah sejalan dengan sebagian besar mata uang di Asia.

Hingga pukul 09.00 WIB, mayoritas mata uang di kawasan melemah. Di mana, won Korea Selatan menjadi mata uang dengan pelemahan terdalam di Asia setelah melonjak 0,97 persen.

Selanjutnya, yuan China dan dolar Taiwan yang terdepresiasi, masing-masing 0,58% dan 0,55%. Disusul, dolar Singapura yang ambles 0,33%.

Berikutnya, baht Thailand koreksi 0,27% dan ringgit Malaysia turun 0,14%. Lalu ada peso Filipina yang melemah tipis 0,03%.

Baca juga: Rupiah Spot Terus Melemah Siang Ini ke Rp 15.156 Per Dolar AS

Sementara itu, yen Jepang menjadi mata uang dengan penguatan terbesar di Asia setelah naik 0,06 persen.

Rekomendasi Untuk Anda

Penguatan tersebut diikuti oleh dolar Hong Kong yang menguat tipis 0,003% terhadap the greenback.

Laporan Reporter: Anna Suci Perwitasari | Sumber: Kontan

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas