Tribun Bisnis

BKPM: Pemerintahan Jokowi Berhasil Lampaui Target Capaian Investasi

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia mengklaim realisasi investasi selama periode Januari hingga Desember 2021 mencapai Rp 901,02 triliun.

Penulis: Muhammad Zulfikar
Editor: Choirul Arifin
zoom-in BKPM: Pemerintahan Jokowi Berhasil Lampaui Target Capaian Investasi
dok.
Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. 

Laporan Wartawan Tribunnews, Muhammad Zulfikar

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Realisasi investasi di era Pemerintahan Jokowi Widodo (Jokowi) terus menunjukkan tren positif. Bahkan, capaian realisasi investasi tahun 2021 berhasil melampaui target yang telah ditetapkan.

Menteri Investasi Bahlil Lahadalia, menyebut secara kumulatif, realisasi investasi selama periode Januari hingga Desember 2021 mencapai Rp 901,02 triliun.

Capaian ini melampaui target yang diberikan secara khusus oleh Presiden Jokowi, yakni sebesar Rp 900 triliun.

“Investasi di tahun 2021, Bapak Presiden menargetkan kita Rp 900 triliun, tetapi Alhamdulillah kita mencapai Rp 901 triliun. Melebihi target,” ujar Bahlil dalam seminar nasional di Universitas Pelita Harapan, Tangerang, Selasa (29/11/2022).

Sementara untuk tahun 2022, sambung Bahlil, Presiden Jokowi menaikkan target realisasi investasi menjadi Rp 1.200 triliun. Meski tidak mudah, namun ia optimis target tersebut bisa dicapai sampai akhir tahun 2022.

“Ini kerjaannya gak gampang, tapi dari Rp 1.200 triliun, kita sudah mencapai 74 persen atau setara dengan Rp 890 triliun lebih. Dan saya janji kepada adik-adik semua, di 31 Desember InshaAllah Rp 1.200 triliun akan kita capai,” katanya.

Menurutnya ini merupakan salah satu syarat untuk mencapai pertumbuhan ekonomi menjadi 5,3 persen. Sebab dengan tingginya capaian investasi, maka akan tercipta banyak lapangan kerja.

Baca juga: Kementerian Investasi Tetap Lanjutkan Strategi Hilirisasi Meski Ada Intervensi WTO

Lebih jauh Bahlil juga menyebut bahwa Indonesia saat ini menjadi target bagi para investor yang biasa menanamkan investasinya di negara-negara maju.

“Indonesia sekarang menjadi salah satu tujuan para investor yang datang ke negara-negara untuk melakukan investasi. Dan kita punya investasi sekarang dari tahun ke tahun naik terus,” tuturnya.

Baca juga: Presiden: Investasi Jadi Rebutan Semua Negara, Jangan Dipersulit

Di sisi lain, Bahlil menegaskan bahwa Indonesia saat ini tidak bisa lagi diintervensi oleh negara lain, termasuk dalam bidang investasi. Sebab Indonesia sudah memainkan peran sebagai barometer bagi negara lain dalam mengambil kebijakan.

“Yakinlah bahwa negara kita ini sudah bagus, sudah disegani sama orang. Dan Indonesia sekarang sudah menjadi satu negara yang memainkan satu peran untuk orang lain mengikuti apa yang menjadi arah kebihakan kita,” ujar Bahlil.

© 2023 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas