Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Rabu Sore Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Kokoh di Level Rp15.077

Pengamat Pasar Keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah dipengaruhi berbagai faktor.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Rabu Sore Rupiah Menguat Terhadap Dolar AS, Kokoh di Level Rp15.077
TRIBUN KALTIM/NEVRIANTO HARDI PRASETYO
Teller memperlihatkan pecahan uang Rupiah baru di Kantor Layanan Utama Bankaltimtara, Jalan Jenderal Sudirman, Kota Samarinda, Kalimantan Timur. Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di level Rp15.077 pada Rabu sore (18/1/2023). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar mata uang rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berada di level Rp15.077 pada Rabu sore (18/1/2023).

Sebelumnya pada Selasa (17/1/2023), nilai tukar rupiah terhadap dolar AS berada di level Rp15.165.

Jika dicermati lebih detail, nilai tukar mata uang Garuda menguat 88 poin.

Baca juga: IHSG dan Rupiah Hari Ini Beda Nasib, Mata Uang Garuda Kini Jadi Rp 15.154 per Dolar AS

Pengamat Pasar Keuangan Ibrahim Assuaibi mengatakan, penguatan rupiah dipengaruhi berbagai faktor.

Mulai dari melemahnya indeks dolar AS, hingga bergairahnya arus dana asing yang masuk di pasar surat utang Asia.

"Sentimen positif dari data inflasi Amerika Serikat (AS) dan pertumbuhan ekonomi China mendorong arus dana asing atau inflow di pasar surat utang Asia, termasuk Indonesia," ucap Ibrahim dalam analisanya, Rabu (18/1/2023).

Rekomendasi Untuk Anda

"Inflow di pasar Surat Berharga Negara (SBN) tanah air ini terjadi di tengah arus keluar di pasar saham. Kondisi ini, menurut Bank Indonesia (BI), telah memperkuat pergerakan rupiah pada hari ini," sambungnya.

Ibrahim melanjutkan, sentimen di pasar global lebih kondusif di awal tahun ini dengan adanya beberapa perkembangan ekspektasi data inflasi AS yang menurun dan perkiraan pertumbuhan ekonomi China yang meningkat sebagai dampak dari re-opening policy terkait Covid serta dibukanya kembali perjalanan internasional oleh China.

Baca juga: Pagi Ini Rupiah Menguat di Bawah Level Rp15.000 Per Dolar AS

Dengan adanya sederet faktor tersebut, pergerakan mata uang Garuda pada besok (19/1/2023) diprediksi masih akan berfluktuasi dan cenderung menguat.

"Untuk perdagangan besok, mata uang rupiah kemungkinan dibuka berfluktuatif namun ditutup menguat direntang Rp15.040 hingga Rp15.130," pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas