Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Bakal 'Ngetrend' Pada Periode Ramadan-Idul Fitri, Emas Batangan dan Perhiasan Paling Banyak Digadai

Tren gadai pada periode Ramadan-Idul Fitri diprediksi bakal mengalami peningkatan, jika dibandingkan dengan periode normal biasanya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Bambang Ismoyo
Editor: Hendra Gunawan

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Ismoyo

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tren gadai pada periode Ramadan-Idul Fitri diprediksi bakal mengalami peningkatan, jika dibandingkan dengan periode normal biasanya (non Ramadan-Idul Fitri).

Meski demikian, VP Corcomm PT Pegadaian, Basuki Tri Andayani mengatakan, untuk periode Ramadhan-Idul Fitri kali ini belum terlihat adanya peningkatan.

Hal ini disebabkan di pekan pertama Ramad

Baca juga: Mau Gadai Barang Elektronik Bawa Dus dan Perlengkapannya, Itu Sudah Kuno, Begini Cara Mudahnya

an terdapat hari libur nasional, ditambah lagi cukup banyak karyawan yang mengambil cuti hingga akhir pekan.

Namun, Basuki tetap meyakini bahwa tetap ada tren peningkatan aktivitas gadai hingga jelang hari raya Idul Fitri.

"Tren gadai jelang Ramadhan tahun ini masih normal. Pada tahun-tahun sebelumnya terjadi peningkatan mulai minggu ke-2 sebelum puasa hingga minggu ke-2 puasa," ucap Basuki kepada Tribunnews, Kamis (23/3/2023).

Rekomendasi Untuk Anda

"Kebetulan minggu-minggu tersebut tahun ini banyak hari libur (dan cuti)," sambungnya.

Basuki juga mengatakan, jenis barang yang paling banyak digadai oleh masyarakat adalah emas batangan ataupun perhiasan.

"Sampai saat ini barang jaminan gadai mayoritas (lebih dari 95 persen) berupa emas batangan maupun perhiasan," pungkasnya.

Mengutip Kompas, pada tahun 2022 transksi gadai sepekan jelang Ramadhan 2022 mencapai Rp3,69 triliun.

Baca juga: Butuh Uang untuk Bayar Utang, Wanita di Temanggung Gadai 5 Mobil Rental, Korban Rugi Hampir Rp 1 M

Angka tersebut tumbuh 14,5 persen dibandingkan transaksi gadai di Minggu sebelumnya yang masih berada di kisaran Rp3,22 triliun.

Sebagai catatan, jumlah ini merupakan omzet produk berbasis gadai, termasuk di dalamnya jenis konvensional dan syariah.

Diketahui, masyarakat biasanya kerap menggadaikan barang berharganya untuk keperluan tambahan modal untuk membuka usaha kecil.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas