Jerman Diprediksi Lolos Dari Jurang Resesi pada Q1 2023
Jerman diperkirakan akan lolos dari resesi ekonomi dan membukukan pertumbuhan ekonomi yang moderat pada kuartal pertama tahun ini.
Penulis:
Nur Febriana Trinugraheni
Editor:
Choirul Arifin
Laporan Wartawan Tribunnews, Nur Febriana Trinugraheni
TRIBUNNEWS.COM, BERLIN - Jerman diperkirakan akan lolos dari resesi ekonomi dan membukukan pertumbuhan ekonomi yang moderat pada kuartal pertama tahun ini.
Menurut Reuters, produk domestik bruto (PDB) Jerman diproyeksikan tumbuh 0,1 persen pada kuartal pertama 2023, mengutip laporan Joint Economic Forecast.
Joint Economic Forecast, sebuah proyek penelitian bersama yang dilakukan beberapa lembaga penelitian ekonomi, akan dipresentasikan di Berlin pada Rabu (4/4/2023).
Jerman mengalami kontraksi 0,4 persen pada kuartal terakhir 2022. Sementara resesi umumnya didefinisikan sebagai kontraksi ekonomi pada dua kuartal berturut-turut.
Lima lembaga ekonomi yang menyiapkan Joint Economic Forecast memprediksi pertumbuhan PDB di Jerman sebesar 0,3 persen pada 2023, naik dari kontraksi sebesar 0,4 persen pada proyeksi musim gugur lalu, kata dua sumber yang mengetahui data tersebut kepada Reuters.
Untuk tahun depan, empat institut yang berasal dari Jerman dan satu institut dari Austria memperkirakan pertumbuhan PDB sebesar 1,5 persen, turun dari perkiraan sebelumnya yaitu 1,9 persen.
Dalam laporan ekonomi tahunannya yang diterbitkan pada Januari, pemerintah Jerman memperkirakan pertumbuhan sebesar 0,2 persen untuk 2023. Kementerian Ekonomi Jerman akan memperbarui perkiraannya dengan menggabungkan hasil Joint Economic Forecast pada musim semi ini.
Lembaga ekonomi memperkirakan inflasi di Jerman mencapai 6,0 persen pada 2023, sebelum melambat menjadi 2,4 persen pada 2024.
Baca juga: Selamatkan Negara dari Jurang Resesi, Jerman Lanjutkan Impor Gas dari Rusia
Joint Economic Forecast adalah proyek penelitian yang disiapkan oleh Ifo Institute, Halle Institute for Economic Research, Kiel Institute for the World Economy, Leibniz Institute for Economic Research dan Austrian Institute of Economic Research.