Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Volume Kiriman Paket Lion Parcel Naik 20 Persen di Maret 2023

Lion Parcel mengalami lonjakan volume kiriman paket 20 persen sepanjang Maret 2023 dibanding bulan sebelumnya

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Volume Kiriman Paket Lion Parcel Naik 20 Persen di Maret 2023
TRIBUNNEWS/ENDRAPTA
Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto ketika ditemui usai konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/4/2023). 

Laporan wartawan Tribunnews.com, Endrapta Pramudhiaz

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lion Parcel mengalami lonjakan volume kiriman paket 20 persen sepanjang Maret 2023 dibanding bulan sebelumnya seiring dengan meningkatnya momentum belanja online persiapan kebutuhan puasa hingga Lebaran 2023.

Chief Marketing Officer Lion Parcel Kenny Kwanto mengatakan, guna mengatasi lonjakan volume pengiriman tersebut, Lion Parcel menyiapkan infrastruktur dan jaringan, sistem operasional, serta teknologi.

"Hal ini mencakup kesiapsiagaan infrastruktur dan jaringan, hingga kesediaan lebih dari 7.000 agen Lion Parcel tersebar di seluruh Indonesia," katanya dalam konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (4/4/2023).

Kenny menyebut lebih dari 350 armada pesawat Lion Group dikerahkan untuk mengantar paket selama periode ini.

"Lebih dari 350 armada pesawat Lion Group dan 3.000 armada darat juga siap kami kerahkan untuk mengantarkan paket selama periode ini ke lebih dari 98 persen area di Indonesia dalam jangkauan kami,” ujarnya.

Selain itu, Kenny mengatakan pihaknya juga melakukan peningkatan layanan seperti meningkatkan kesiapan agen, hub, dan gudang di seluruh wilayah Indonesia agar bisa melayani jumlah mobilisasi paket yang melonjak.

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait jadwal lintas pengiriman barang, Lion Parcel juga mempererat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan pada rantai distribusi seperti Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia, serta vendor dan mitra.

Contingency plan juga disiapkan sebagai antisipasi apabila terdapat potensi keterlambatan pengiriman sehingga estimasi barang tiba di tujuan tetap bisa on time sesuai dengan SLA.

“Lion Parcel juga telah memperkuat jaringan core system, cloud data, dan juga aplikasi Lion Parcel untuk menampung volume permintaan pengiriman yang meningkat," kata Kenny.

Baca juga: Lion Parcel dan Luwjistik Perluas Pengiriman Paket ke Tujuan Internasional

Ia menyebut mereka memanfaatkan safety limit yang akan memberi pemberitahuan apabila kapasitas cloud data yang digunakan sudah mencapai tingkat maksimal di tengah peak season seperti periode Ramadan & Lebaran.

Baca juga: Indah Logistik Serius Garap Bisnis Kiriman Paket B2C, Mulai dari 1 Kilogram

"Sehingga kami bisa segera meningkatkan kapasitas cloud yang terintegrasi dengan core system yang ada. Dengan demikian, Lion Parcel tetap bisa melayani kebutuhan pengiriman yang melonjak,” ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas