Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Menuju Kick-Off
00
Hari
00
Jam
00
Menit
00
Detik
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
Mexico
Meksiko
VS
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 16:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
VS
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Jelang RUPS Pertamina, Pengamat Sebut Pemaparan Direksi Akan Menarik, Ini Alasannya

RUPS akan menjadi bukti, bagaimana Pertamina menjawab tantangan dengan memberikan kontribusi terbesar sepanjang sejarah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Jelang RUPS Pertamina, Pengamat Sebut Pemaparan Direksi Akan Menarik, Ini Alasannya
dok. Pertamina
RUPS akan menjadi bukti, bagaimana Pertamina menjawab tantangan dengan memberikan kontribusi terbesar sepanjang sejarah. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pengamat ekonomi dan bisnis Acuviarta Kartabi mengatakan, banyak hal menarik pada Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina, dalam waktu dekat.

Pasalnya, untuk kali pertama sepanjang sejarah, perusahaan minyak dan gas tersebut meraih laba bersih terbesar, yakni Rp 56,6 triliun atau meningkat tajam 86 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

“Ya (menarik sekali RUPS nanti). Karena direksi akan menjelaskan mengenai capaian-capaian luar biasa Pertamina sepanjang 2022. Jadi, mari sama-sama kita tunggu,” kata pengamat dari Universitas Pasundan ini, Sabtu (3/6/2023).

Baca juga: Pacu Pendapatan, Pertamina Arun Gas Sewakan Tangki LNG ke Perusahaan Migas Internasional

Menurut Acu, RUPS akan menjadi bukti, bagaimana Pertamina menjawab tantangan dengan memberikan kontribusi terbesar sepanjang sejarah.

Acu juga tidak menampik, salah satu faktor yang diperkirakan menjadi penyebab, adalah digitalisasi yang dilakukan Pertamina, dari hulu ke hilir.

Melalui digitalisasi, Pertamina bisa meningkatkan efisiensi dengan signifikan. Akibatnya pula, keuntungan perusahaan menjadi jauh meningkat.

"Ini (digitalisasi Pertamina) luar biasa sekali. Saya sangat mengapresiasi jika benar bahwa digitalisasi menjadi bagian dari Pertamina untuk meningkatkan efisiensi,” lanjut Acu.

Rekomendasi Untuk Anda

Acu menambahkan, digitalisasi dari sektor upstream, midstream, hingga downstream, akan membuat seluruh aliran bisnis Pertamina menjadi sangat terkontrol. Termasuk pengawasan terhadap rantai produksi hingga distribusi.

Tetapi sejauh mana pengaruhnya? Di sinilah menurut Acu, penjelasan direksi pada RUPS mengenai faktor digitalisasi juga sangat menarik untuk disimak.

“Dengan digitalisasi, end to end delivery bisa dikontrol sehingga jauh lebih efisien. Termasuk lebih tepat waktu, sehingga tata kelola juga menjadi lebih baik. Makanya ini menarik,” imbuhnya.

Di sisi lain Acu juga memperkirakan, setidaknya terdapat beberapa faktor yang juga turut berpengaruh terhadap peningkatan kinerja Pertamina.

Pertama, yang tidak bisa dikesampingkan, adalah dukungan Pemerintah.

Melalui Kementerian Keuangan, Pemerintah melakukan perubahan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.159/2022 sehingga dana kompensasi bisa cair lebih cepat.

“Kondisi tersebut, jelasnya, sangat mempengaruhi kondisi likuiditas dan pada akhirnya mempengaruhi kesehatan keuangan Pertamina,” jelasnya.

Kedua, penyaluran gas untuk rumah tangga yang sangat prospektif. Ketiga, terkait strategi monetisasi Dolar AS untuk transaksi luar negeri yang relatif baik. Keempat, efisiensi dari sisi transportasi yang akan berkontribusi terhadap penurunan biaya.

“Saya kira kombinasi-kombinasi itu bisa memperbaiki likuiditas dari pendapatan Pertamina sehingga kinerja semakin baik,” kata dia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas