Pasca Reshuffle Kabinet, Rupiah Senin Ditutup Jeblok ke Rp 15.013 Per Dolar AS
rupiah ditutup berada pada posisi Rp 15.000 per dolar AS dengan kisaran harian Rp 14.940 per dolar AS hingga Rp 15.011 per dolar AS.
Penulis: Yanuar Nurcholis Majid
Editor: Hendra Gunawan
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Riezqi Yovanda
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) berdasarkan data Bloomberg pada awal pekan ini, Senin (17/7/2023), ditutup jeblok 54,5 poin atau turun 0,36 persen ke Rp 15.013 per dolar AS.
Pelemahan rupiah terjadi setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet pada hari ini, di mana enam orang mendapat jabatan baru sebagai menteri dan wakil menteri di masa jabatan 2019 hingga 2024.
Sedangkan pada hingga sekira pukul 10.20 pagi tadi, pergerakan mata uang Garuda mendekati level psikologis Rp 15.000 per dolar AS, yakni di Rp 14.996 per dolar AS atau turun hingga 38 poin atau 0,25 persen dibanding kemarin di Rp 14.958 per dolar AS.
Baca juga: Rupiah Berpeluang Melemah Pekan Depan di Level Rp 14.900
Berdasarkan data Yahoo Finance, rupiah ditutup berada pada posisi Rp 15.000 per dolar AS dengan kisaran harian Rp 14.940 per dolar AS hingga Rp 15.011 per dolar AS.
Posisi mata uang Garuda tersebut menguat dibanding kemarin di level Rp 14.954 per dolar AS alias sore ini ditutup anjlok 46 poin atau 0,3 persen.
Sementara, rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) Bank Indonesia pada level Rp 15.007 per dolar AS.
Adapun berdasarkan RTI hingga pukul 16.10, rupiah menguat 0,64 persen terhadap dolar Australia ke level Rp 10.236, serta menguat 0,1 persen terhadap yuan China ke level Rp 2.091.
Selain itu, rupiah turun 0,49 persen terhadap euro ke level Rp 16.874, dan turun 0,45 persen terhadap poundsterling ke level Rp 19.667.