Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Perbankan Ingatkan Nasabah Waspadai Virus Trojan yang Menyamar Sebagai OS di Komputer

Industri perbankan kini menghadapi tantangan munculnya virus trojan, jenis malware yang menyerang sistem komputer dengan menyamar sebagai OS resmi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Perbankan Ingatkan Nasabah Waspadai Virus Trojan yang Menyamar Sebagai OS di Komputer
dok.
Virus trojan menjadi jenis malware yang menyerang sistem komputer dengan menyamar sebagai program atau sistem operasional resmi. 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Eko Sutriyanto

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Industri perbankan kini menghadapi tantangan munculnya virus trojan, jenis malware yang menyerang sistem komputer dengan menyamar sebagai program atau sistem operasional resmi.

Karena itu, nasabah perbankan perlu mewaspadainya agar tidak menjadi korban,.

Chief Digital Officer PT Bank Danamon Indonesia Tbk Andreas Kurniawan mengatakan, virus trojan dirancang untuk masuk tanpa disadari dan merusak atau mencuri data milik korban.

Pihaknya mengimbau kepada nasabah yang menerima SMS atau chat pada WhatsApp yang mengaku Danamon atau mengaku perwakilan dari Danamon berisi pesan berupa perintah klik sebuah link untuk memverifikasi data nasabah.

"Kami imbau tidak klik link dari pesan itu," kata Andreas Kurniawan kepada wartawan, Jumat (27/10/2023).

Andreas mengatakan. ciri-ciri handphone terkena virus trojan antara lain adalah perangkat menjadi lambat karena virus tersebut menghabiskan banyak sumber daya komputasi atau ruang penyimpanan.

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian, muncul aplikasi asing di perangkat secara tiba-tiba padahal sebelumnya tidak pernah dilihat atau diunduh korban.

Baca juga: Jadi Korban Serangan Malware, Ini Beberapa Langkah yang Perlu Dilakukan

Selain itu, perangkat juga menjadi lebih sering mengalami crash dan freeze karena virus trojan sudah menguasai sistem komputer.

Baca juga: 193 Aplikasi Android Mengandung Malware, Bisa Sedot Isi Rekening Pengguna

"Apabila ini sudah terjadi, penipu tidak hanya dapat mengakses dan mencuri data dan aset nasabah, tetapi juga merusak perangkat milik korban," katanya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Berita Populer
Atas