Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Chandra Asri Berhasil Ubah 656,7 Ton Sampah Plastik Jadi Aspal

Chandra Asri membangun aspal plastik menggunakan sampah plastik dari TPA. Hingga Desember 2023 kami telah mencapai 100 km pengolahan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Lita Febriani
Editor: Sanusi
zoom-in Chandra Asri Berhasil Ubah 656,7 Ton Sampah Plastik Jadi Aspal
Lita Febriani/Tribunnews.com
Workshop Hilirisasi pada Sektor Industri Kimia dan Peran Sektor Infrastruktur yang digelar Chandra Asri di Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/2/2024). 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - United Nations Environment Programme (UNEP) atau Program Lingkungan Perserikatan Bangsa-Bangsa pernah menyatakan Indonesia merupakan negara penghasil sampah plastik terbesar kedua di dunia setelah China.

Setiap tahunnya, ada 3,2 juta ton sampah plastik yang tidak terkelola. Dimana sekitar 1,29 juta ton dari sampah tersebut berada di laut.

PT Chandra Asri Pacific Tbk, merupakan perusahaan yang bergerak dalam bisnis usaha pengolahan dan manufaktur petrokimia, ikut berfokus pada pengolahan sampah yang bisa berdampak pada sirkular ekonomi.

Baca juga: Pemegang Saham Chandra Asri Restui Perubahan Nama dan Penunjukan Anawat Chansaksoong Jadi Direktur

Direktur Legal, Hubungan Eksternal dan Ekonomi Sirkular Chandra Asri Group Edi Riva'i, menyatakan bukan plastiknya yang bermasalah, tetapi waste management yang perlu ditingkatkan.

"Hal ini telah kita buktikan dengan inisiatif dari Chandra Asri yaitu membangun aspal plastik menggunakan sampah plastik dari TPA. Hingga Desember 2023 kami telah mencapai 100 km pengolahan sampah plastik menjadi aspal plastik," tutur Edi dalam acara Workshop Hilirisasi pada Sektor Industri Kimia dan Peran Sektor Infrastruktur yang digelar Chandra Asri di Bandung, Jawa Barat, Kamis (29/2/2024).

Baca juga: Lepas 30 Persen Saham Anak Usaha ke Perusahaan Thailand, Chandra Asri Raup 194 Juta Dolar AS

Dengan mengelola sampah plastik dari TPA sebanyak 656,7 ton, Chandra Asri mampu menggunakan olahan tersebut untuk bahan aspal.

Rekomendasi Untuk Anda

"Dalam upaya mengurangi sampah plastik tidak terkelola, Kementerian PUPR melakukan riset pencampuran plastik ke dalam aspal. Hasilnya dapat meningkatkan kualitas stabilitas jalan hingga 40 persen dengan menggunakan 4-6 persen sampah kantong belanja plastik kedalam campuran aspal. Kami harapkan aspal plastik ini menjadi suatu program nasional, sehingga menjadi salah satu solusi pengelolaan sampah plastik dari TPA," ucap Edi.

Baca juga: Chandra Asri Ungkap Komitmen sebagai Mitra Pertumbuhan di Private Event Session KTT ASEAN 2023

Selanjutnya, ada inisiatif IPST ASARI yang merupakan tempat pengelolaan sampah terpadu di Serdag, Cilegon yang dibina langsung oleh Chandra Asri.

Fasilitas ini memiliki kapasitas hingga 8.000 kg sampah plastik per-bulan dan mengoperasikan mesin pirolisis dengan kapasitas 100 kg/batch.

"Mesin pirolisis mengolah sampah plastik menjadi BBM Plas yang dapat digunakan kembali oleh masyarakat untuk keperluan sehari-hari," jelasnya.

Dari inisiatif kedua ini, ada sebanyak 35 ton sampah plastik yang berhasil dikelola dan tidak masuk TPA, menghasilkan 10.600 liter produksi BBM plastik.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas