Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●
Update Jadwal & Skor
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 02:00 WIB
Mexico
Meksiko
2 - 0
South Africa
Afrika Selatan
Grup A - Matchday 1
Jumat, 12 Juni 2026 | 09:00 WIB
South Korea
Korea Selatan
2 - 1
Czechia
Ceko
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Hingga Agustus 2024, Emiten PPRE Kantongi Kontrak Baru Rp6,3 Triliun

Nilai kontrak itu diperoleh dari jasa pertambangan, pembangunan bandara, jalan tol, production plant serta infrastruktur sipil lainnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hingga Agustus 2024, Emiten PPRE Kantongi Kontrak Baru Rp6,3 Triliun
Tribunnews/JEPRIMA
Pengunjung bermain hp dengan backround layar pergerakan saham di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Hingga Agustus 2024, emiten sektor konstruksi jasa pertambangan dan sipil PT PP Presisi Tbk (PPRE) membukukan kontrak baru Rp6,3 triliun.

Perolehan kontrak baru tersebut naik 36 persen secara year on year (YoY) dibandingkan periode yang sama tahun 2023 sebesar Rp 4,6 triliun.

Direktur Utama PPRE Arzan mengatakan, nilai kontrak itu diperoleh dari jasa pertambangan, pembangunan bandara, jalan tol, production plant serta infrastruktur sipil lainnya.

Baca juga: IHSG Menguat 56,38 Poin, Tujuh Indeks Saham Sektoral Bergerak Positif  

Adapun jasa pertambangan yang dikerjakan perseroan meliputi pekerjaan mining development, mining operation, hauling ore nickel dan hauling road maintenance.

Sedangkan untuk jasa konstruksi sipil meliputi pembangunan bandara, jalan tol/non tol, dermaga, dan jasa konstruksi sipil lainnya.

Nilai kontrak baru tersebut mayoritas berasal dari pemberi kerja eksternal sebesar 85% dan PP Group sebesar 15%.

Ia menjelaskan, target perolehan kontrak baru tahun 2024 sekitar Rp 7 triliun sampai 8 triliun.

Rekomendasi Untuk Anda

Perseroan menargetkan komposisi terbesar dari pekerjaan jasa pertambangan dan jasa konstruksi sipil sebagai inti bisnis perusahaan.

"Kami yakin jasa pertambangan dapat menjadi bisnis yang berkelanjutan dan dapat memberikan dampak positif bagi perseroan dalam rangka meningkatkan profitabilitas," katanya dikutip dari Kontan, Kamis (5/9/2024).

Selanjutnya, PPRE sedang berproses dalam melakukan persiapan pemenuhan alat berat yang dibutuhkan untuk menunjang produktifitas perseroan, guna mencapai target pendapatan dan profit yang diproyeksikan.

"Kami tetap berfokus pada jasa pertambangan dan konstruksi sipil yang dapat meningkatkan kinerja secara optimal pada tahun-tahun mendatang," tutup Arzan. (Sugeng Adji Soenarso/Kontan)

Artikel ini sudah tayang di Kontan dengan judul PPRE Peroleh Kontrak Baru Rp 6,3 Triliun Hingga Agustus 2024

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas