Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun Bisnis

Soal Pungli di Lokasi Wisata, Kementerian Pariwisata Minta Pemda Turun Tangan

Di destinasi wisata Air Terjun Tumpak Sewu Lumajang., Jatim, wisatawan ditarik tiket masuk hingga tiga kali saat berkunjung

Penulis: Lita Febriani
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Soal Pungli di Lokasi Wisata, Kementerian Pariwisata Minta Pemda Turun Tangan
INSTAGRAM/rodmade
Ilustrasi lokasi wisata 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Lita Febriani 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Momen liburan akhir tahun menjadi waktu menyenangkan untuk melancong ke berbagai lokasi wisata di dalam negeri.

Pulau Bali, Danau Toba, Labuan Bajo hingga destinasi wisata lainnya tentu akan kebanjiran wisatawan.

Sayangnya, ramainya lokasi wisata juga dimanfaatkan sebagian oknum tidak bertanggung jawab untuk melakukan tindakan ilegal dengan menarik pungutan liar (pungli).

Baca juga: Transaksi SPKLU Melonjak di Tempat Wisata Wilayah Bali 

Layaknya yang terjadi di destinasi wisata Air Terjun Tumpak Sewu di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang. Wisatawan ditarik tiket masuk hingga tiga kali saat berkunjung 19 Desember lalu.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kementerian Pariwisata Hariyanto, mengatakan meski persentasi tindakan ilegal seperti pemalakan ataupun pungli sedikit, pihaknya meminta Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mengambil tindakan tegas.

"Kita langsung koordinasi dan kita menghubungi pemerintah daerah, aparat terkait, dari mulai kepala dinas pariwisata dan juga stakeholder lainnya termasuk aparat keamanan. Dengan reaksi cepat tindakan itu bisa ditangani oleh pihak setempat," ungkap Hariyanto, Jumat (27/12/2024).

Berita Rekomendasi

Walau penanganan belum maksimal karena momen liburan yang selalu ramai dengan pengunjung, namun respon dan koordinasi cepat dapat membantu penanganan hal tersebut.

Baca juga: Pj Gubernur Jabar Perintahkan Satpol PP dan Saber Pungli Jaga Titik Rawan Pungli di Objek Wisata

"Pada umumnya respon cepat itu kita dapatkan, mereka langsung rapat koordinasi, bahkan mereka memanggil para pihak terkait. Aparat juga bisa langsung melakukan tindakan terukur," jelasnya.

Untuk momen libur akhir tahun kali ini, Kemenpar terus melakukan penguatan koordinasi dengan berbagai pihak untuk menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi masyarakat yang akan berlibur.

"Jadi sejauh ini yang kita lakukan adalah menguatkan fungsi koordinasi, komunikasi dan memastikan surat edaran dari menteri untuk penyelenggaraan Nataru yang aman, nyaman dan menyenangkan," imbuh Hariyanto.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
×

Ads you may like.

© 2025 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas