Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Laju IHSG Diramal Masih Tertekan, Perhatikan Beberapa Saham Ini

Ada tiga sektor yang paling menekan pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin, yaitu sektor keuangan, material mentah, hingga energi.

Tayang:
Diperbarui:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Laju IHSG Diramal Masih Tertekan, Perhatikan Beberapa Saham Ini
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
IHSG MELEMAH - Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menggunakan ponsel di Jakarta, Selasa (25/2/2025). Laju IHSG pada perdagangan Jumat (28/2/2025) diramal masih akan melanjutkan pelemahan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Jumat (28/2/2025) diramal masih akan melanjutkan pelemahan.

Pada perdagangan kemarin, IHSG ditutup merosot 120,73 poin atau 1,83 persen ke 6.485.

Analis Phillip Sekuritas Indonesia Joshua Marcius mengatakan, ada tiga sektor yang paling menekan pergerakan IHSG pada perdagangan kemarin, yaitu financial, basic material, dan energy. 

“Sentimen yang mempengaruhi adalah rencana penerapan tarif dagang baru ke Uni Eropa (UE), Kanada, dan Meksiko,” ujar Joshua dikutip dari Kontan, Jumat (28/2/2025).

Baca juga: Ekonom: Pelemahan IHSG Sedikit Banyak Dipengaruhi Danantara

Ia pun memprediksi tren pelemahan IHSG masih berlanjut hari ini, karena telah melewati level support kuat pada level kisaran 6.500, dengan candle marubozu bearish. 

Proyeksi pergerakan IHSG di rentang support 6.300 dan resistance 6.770.

“Sentimen yang dapat mempengaruhi adalah hasil estimate GDP Growth Rate and PCE United States (US),” ungkapnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Joshua menyarankan investor untuk mencermati saham EMTK dan PTRO.

Sementara itu, Analis MNC Sekuritas Herditya Wicaksana melihat, pelemahan nilai tukar rupiah dan aliran keluar dana asing dari perbankan masih membayangi pergerakan IHSG.

Ia melihat, IHSG berpeluang menguat dengan kecenderungan terbatas. Level pergerakannya ada di support 6.460 dan resistance 6.503. 

Herditya menyarankan investor untuk mencermati pergerakan saham AMRT dengan target harga Rp 2.330 - Rp 2.470 per saham, AADI Rp 7.425 - Rp 7.650 per saham, dan AKRA Rp 1.335 - Rp 1.350 per saham.


Artikel ini telah tayang di Kontan dengan judul IHSG Berpeluang Lanjut Melemah pada Jumat (28/2), Cek Rekomendasi Saham Berikut

Sumber: Kontan
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas