Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Nilai Tukar Rupiah Hampir Sentuh Rp17.000, Menko Airlangga: Masih Relatif Terjaga

Airlangga Hartarto membandingkan kondisi mata uang rupiah dengan negara lain seperti Jepang, yang mengalami pelemahan hingga 50 persen.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Nilai Tukar Rupiah Hampir Sentuh Rp17.000, Menko Airlangga: Masih Relatif Terjaga
Tangkapan Layar
SARASEHAN EKONOMI - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta, Selasa (8/4/2025). Menko Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan Indonesia masih memiliki ketahanan dari nilai tukar rupiah di tengah ketidakpastian global. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, menyatakan bahwa kondisi pasar keuangan global saat ini masih diliputi ketidakpastian.

Dimulai dari IHSG yang berada dilevel negatif, meskipun saat ini sudah menunjukkan tren positif. Namun, indikator ekonomi Indonesia dinilai masih menunjukkan ketahanan, terlihat dari nilai tukar rupiah masih relatif terjaga, meskipun mengalami pelemahan.

"Nilai tukar rupiah juga relatif terjaga, walaupun ada pelemahan," kata Airlangga dalam Sarasehan Ekonomi di Menara Mandiri, Sudirman, Jakarta, Selasa (8/4/2025).

Baca juga: Nilai Tukar Rupiah Merosot Drastis, Dolar AS Hampir Tembus Rp 17.000 per Hari Ini, 6 April 2025

Ia membandingkan kondisi mata uang rupiah dengan negara lain seperti Jepang, yang mengalami pelemahan hingga 50 persen. 

Selain itu, Menko Perekonomian juga menyoroti beberapa negara yang mengakali nilai tukar mata uang untuk menjaga kondisi negaranya.

"Bahkan Amerika menggugat pelemahan currency (mata uang) itu sebagai currency manipulator. Jadi itu dimasukkan sebagai bagian daripada non tarif barier," ungkapnya. 

Awal tahun ini rupiah dibuka pada level Rp 16.205 per dollar AS atau melemah 0,46 persen dari penutupan sebelumnya. Kemudian masih melemah di akhir Januari di level Rp 16.260, dan menguat 0,15 persen pada pertengahan Februari. 

Rekomendasi Untuk Anda

Kemudian pada 8 April ini, rupiah berada pada level Rp 16.850, ini mencapai rekor terendah melampaui posisi saat krisis Asia silam.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas