Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Digitalisasi Layanan SDM Dorong Efisiensi, Sinyal Perubahan di Pasar Tenaga Kerja

Inisiatif ini menjadi cerminan dari pergeseran industri SDM menuju model layanan yang lebih adaptif dan berbasis teknologi. Di tengah persaingan perek

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: willy Widianto
zoom-in Digitalisasi Layanan SDM Dorong Efisiensi, Sinyal Perubahan di Pasar Tenaga Kerja
Kontan/Null
CONTACT CENTER - Direktur Utama PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS) Donny Permana (tengah) tengah berbincang dengan jajaran direksi lain dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (4/2/2025). Terkini, ia meluncurkan contact center sebagai kanal layanan pelanggan terintegrasi.  

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Perusahaan di sektor pengelolaan sumber daya manusia (SDM) mulai memasuki fase baru dalam transformasi digital, menyusul peningkatan kebutuhan akan efisiensi dan kecepatan layanan di tengah tekanan pasar kerja yang semakin dinamis.

Langkah terbaru datang dari PT Prima Karya Sarana Sejahtera (PKSS), yang meluncurkan contact center di nomor 150399 sebagai kanal layanan pelanggan terintegrasi.

Fasilitas ini dirancang untuk menangani kebutuhan informasi, konsultasi, hingga penanganan keluhan melalui berbagai saluran digital seperti telepon, email, media sosial, dan live chat.

“Contact Center ini diharapkan menjadi ujung tombak dalam memperkuat hubungan dengan mitra bisnis serta memastikan kepuasan pelanggan,” kata Direktur Utama PKSS, Donny Permana, dalam keterangan tertulis, Senin (21/4/2025).

Inisiatif ini menjadi cerminan dari pergeseran industri SDM menuju model layanan yang lebih adaptif dan berbasis teknologi. Di tengah persaingan perekrutan tenaga kerja dan tekanan untuk menyediakan layanan yang responsif bagi klien di sektor keuangan, logistik, dan kesehatan, perusahaan jasa SDM kini dituntut lebih dari sekadar menyediakan tenaga kerja—mereka ditantang untuk menghadirkan solusi yang juga mendukung kinerja operasional klien.

Secara ekonomi, transformasi ini memiliki implikasi yang lebih luas. Digitalisasi layanan berpotensi menurunkan biaya operasional, meningkatkan transparansi proses bisnis, dan mempercepat pengambilan keputusan berbasis data. Hal ini penting di tengah kebutuhan pasar yang menuntut ketepatan waktu dan efisiensi tinggi dalam pengelolaan tenaga kerja, terutama di sektor padat karya.

Baca juga: Kelapa di Dalam Negeri Langka dan Mahal, Mendag Budi Sebut Akibat Pengusaha Milih Ekspor

Tren ini juga memperlihatkan bahwa digitalisasi bukan hanya dominasi perusahaan teknologi. Perusahaan di sektor jasa tradisional pun mulai menyesuaikan diri dengan standar baru, di mana pengalaman pelanggan, sistem informasi real-time, serta integrasi multi-kanal menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan bisnis.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan populasi pekerja yang tersebar luas dan kompleksitas kebutuhan klien lintas industri, kehadiran contact center modern tak lagi sekadar penunjang operasional. Ia telah menjadi elemen strategis dalam mempertahankan posisi kompetitif di pasar tenaga kerja Indonesia yang terus bergerak cepat.

“Kami siap menghadirkan solusi terkait ketenagakerjaan, proses bisnis, serta knowledge process outsourcing,” tukasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas