Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

ENTREV: Kendaraan Listrik adalah Kunci Swasembada Energi Indonesia

ENTREV menegaskan komitmennya dalam mendukung target swasembada energi nasional melalui percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Eko Sutriyanto
Editor: Erik S
zoom-in ENTREV: Kendaraan Listrik adalah Kunci Swasembada Energi Indonesia
Istimewa
ILUSTRASI KENDARAAN LISTRIK -  National Project Manager ENTREV, Boyke Lakaseru  menekankan bahwa kendaraan listrik bukan hanya solusi mobilitas masa depan, melainkan strategi kunci untuk mewujudkan kemandirian energi yang kokoh dan berkelanjutan 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Enhancing Readiness for the Transition to Electric Vehicles (ENTREV) menegaskan komitmennya dalam mendukung target swasembada energi nasional melalui percepatan pengembangan ekosistem kendaraan listrik

Langkah ini sejalan dengan visi besar Presiden terpilih, Prabowo Subianto, yang menempatkan swasembada energi sebagai salah satu pilar utama arah pembangunan nasional ke depan.

National Project Manager ENTREV, Boyke Lakaseru, menekankan bahwa kendaraan listrik bukan hanya solusi mobilitas masa depan, melainkan strategi kunci untuk mewujudkan kemandirian energi yang kokoh dan berkelanjutan.

Baca juga: Transisi Kendaraan Listrik Harus Ramah Difabel, Bukan Cuma Ramah Lingkungan

"Kita tidak bisa terus-menerus bergantung pada impor bahan bakar minyak. Kendaraan listrik membuka jalan menuju sistem energi yang lebih mandiri dan berbasis potensi nasional. Ini selaras dengan cita-cita Presiden Prabowo untuk menjadikan swasembada energi sebagai fondasi ketahanan negara," ujar Boyke.

Lebih lanjut, Boyke memaparkan bahwa lebih dari 40 persen konsumsi energi final di Indonesia berasal dari sektor transportasi, yang saat ini didominasi oleh bahan bakar fosil impor.

Menurutnya, percepatan adopsi kendaraan listrik akan mengalihkan kebutuhan energi nasional ke listrik yang dapat dipasok dari pembangkit dalam negeri, termasuk energi baru terbarukan seperti tenaga surya, panas bumi, dan air.

"Kita punya semua sumber daya energi itu di dalam negeri. Jika kita mampu memobilisasi kendaraan listrik secara masif, kita sekaligus menciptakan pasar domestik untuk energi nasional," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

ENTREV, sebagai proyek kolaborasi antara Kementerian ESDM dan UNDP dengan dukungan pendanaan dari Global Environment Facility (GEF), dirancang untuk memperkuat kesiapan Indonesia dalam mengembangkan infrastruktur kendaraan listrik dari hulu ke hilir.

Selain penyediaan fasilitas pengisian daya dan pelatihan teknis, ENTREV juga aktif membangun kesadaran publik serta menjembatani kolaborasi antara industri otomotif, UMKM, dan komunitas masyarakat.

"Visi swasembada energi bukan hanya soal memproduksi energi di dalam negeri. Ini juga soal kedaulatan. Kita membutuhkan kendaraan listrik karena itu membuat kita tidak lagi terikat dengan dinamika harga minyak dunia," tambah Boyke.

Baca juga: EV Center Perkuat Ekosistem Kendaraan Listrik

Ia juga menekankan pentingnya mengintegrasikan kendaraan listrik dengan sumber energi terbarukan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) atap, terutama di wilayah-wilayah non-perkotaan. ENTREV, lanjut Boyke, telah menjajaki model pengisian daya berbasis tenaga surya dan mikrogrid, yang memungkinkan penggunaan motor listrik secara mandiri di desa-desa terpencil.

"Bayangkan satu desa memiliki PLTS, warganya menggunakan motor listrik, dan tidak perlu lagi membeli bensin dari kota. Itulah swasembada dalam bentuk paling nyata," tegasnya.

Dalam kerangka visi besar Presiden Prabowo, Boyke menilai proyek seperti ENTREV akan menjadi instrumen penting dalam membangun basis energi nasional yang kuat, berdaulat, dan memberdayakan rakyat.

"Jika kita ingin Indonesia berdiri di atas kaki sendiri dalam urusan energi, maka kendaraan listrik adalah batu loncatan awalnya. ENTREV siap menjadi bagian dari gerakan besar itu," kata Boyke.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas