Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Investor Uni Emirat Arab Ayedh Dejem Group Berminat Bangun Pusat Perbelanjaan di IKN

Ayedh Dejem Group berminat berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan membangun pusat perbelanjaan di IKN. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Investor Uni Emirat Arab Ayedh Dejem Group Berminat Bangun Pusat Perbelanjaan di IKN
handout
INVESTASI UEA DI IKN - Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono bersama perwakilan Ayedh Dejem Group, perusahaan asal Uni Emirat Arab yang minat berinvestasi di IKN. Mereka berencana membangun pusat perbelanjaan di atas lahan 10 hektare. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan Uni Emirat Arab, Ayedh Dejem Group, berminat berinvestasi di Ibu Kota Nusantara (IKN) dengan membangun pusat perbelanjaan di IKN. 

Mereka telah menandatangani Perjanjian Kerahasiaan (Non-Disclosure Agreement/NDA) antara Ayedh Dejem Group dan Otorita IKN.

Sebelumnya, Kepala Otorita IKN Basuki Hadimuljono telah bertemu Chairman Ayedh Dejem Group, Ayedh Dejem, beserta delegasinya pada 8 Mei 2025.

Pertemuan tersebut pun ditindaklanjuti dengan penandatanganan NDA antara Deputi Bidang Pendanaan dan Investasi Otorita IKN Agung Wicaksono dan CEO Dejem Group, Zed Ayesh. Kegiatan ini turut disaksikan oleh Basuki.

Basuki pun menyambut baik niat investasi dari Dejem Group yang sejalan dengan visi pembangunan IKN sebagai kota berkelanjutan.

"Saya perlu sampaikan bahwa ini adalah saat yang tepat untuk berinvestasi di IKN," kata Basuki dikutip dari siaran pers pada Jumat (16/5/2025).

Dejem Group menyatakan minat untuk berinvestasi di atas lahan seluas 10 hektare di wilayah IKN. Mereka berencana mengembangkan pusat perbelanjaan dan kawasan campuran (mixed-use).

Rekomendasi Untuk Anda

Area tempat mereka akan mengembangkannya dinilai strategis karena dalam radius 5 kilometer tidak ada pusat perbelanjaan lainnya.

Pembangunan ini akan dikembangkan secara bertahap seiring pertumbuhan kawasan IKN.

Baca juga: Kata Profesor Sains dari NTU Soal IKN sebagai Warisan Jokowi: Itu Kan Keinginan Individu

Sebagai bagian dari komitmen sosial, Dejem Group juga menyampaikan rencana untuk mengakuisisi lahan tambahan seluas 4 hektare, di mana 2 hektare dari itu akan dialokasikan untuk pembangunan masjid.

Zed Ayesh mengatakan, pihaknya melihat IKN sebagai simbol masa depan Indonesia yang progresif dan inklusif.

"Kami sangat percaya bahwa investasi di Nusantara bukan hanya keputusan bisnis, tetapi juga kontribusi nyata dalam membangun pusat peradaban. Kami berharap kolaborasi ini menjadi awal dari perjalanan jangka panjang kami di Indonesia,” kata Zed Ayesh.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas