Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan 25 Bps ke 4 Persen, Valas Bertahan

LPSmenurunkan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rupiah di Bank Umum dan Bank Perekonomian Rakyat sebesar 25 bps.

Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in LPS Turunkan Tingkat Bunga Penjaminan 25 Bps ke 4 Persen, Valas Bertahan
Endrapta Pramudhiaz/Tribunnews.com
TINGKAT BUNGA PENJAMINAN TURUN - Konferensi pers Penetapan Tingkat Bunga Penjaminan Lembaga Pinjaman Simpanan (LPS) di Jakarta, Selasa (27/5/2025). LPS menurunkan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rupiah di Bank Umum dan Bank Perekonomian Rakyat sebesar 25 basis point (bps). Dok: Endrapta Pramudhiaz 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) menurunkan tingkat bunga penjaminan simpanan dalam rupiah di Bank Umum dan Bank Perekonomian Rakyat sebesar 25 basis point (bps).

Sementara itu, tingkat bunga penjaminan simpanan dalam valuta asing di Bank Umum tetap dipertahankan.

Baca juga: Prabowo Tugaskan Sri Mulyani Jadi Ketua Panitia Seleksi Dewan Komisioner LPS

Untuk Bank Umum simpanan rupiah turun menjadi 4 persen, valas bertahan di 2,25 persen, dan Bank Perekonomian Rakyat turun menjadi 6,5 persen.

"Tingkat bunga penjaminan tersebut akan berlaku untuk periode 1 Juni sampai dengan 30 September 2025," kata Ketua Dewan Komisioner LPS Purbaya Yudhi Sadewa dalam konferensi pers di kantor LPS, Jakarta Selatan, Selasa (27/5/2025).

Purbaya menyebut tingkat bunga penjaminan ini akan dievaluasi secara berkala.

Baca juga: LPS Jamin 99,96 Persen Rekening Nasabah Bank di Papua, Edukasi Literasi Keuangan Digelar di Sorong

Tingkat bunga penjaminan ini disebut bisa diubah sewaktu-waktu apabila terdapat perubahan atas kondisi perekonomian perbankan dan pasar keuangan yang signifikan.

Ada tiga pertimbangan yang membuat LPS melakukan penurunan tingkat bunga penjaminan.

Rekomendasi Untuk Anda

Pertama, momentum kinerja intermediasi perbankan dan pertumbuhan ekonomi yang perlu dijaga.

Kedua, proyeksi likuiditas ke depan dan ruang tambahan pengelolaan suku bunga bank. Ketiga, penguatan sinergí lintas otoritas termasuk efektivitas transmisi kebijakan suku bunga.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas