Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Koperasi Merah Putih Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan

operasi Merah Putih (KMP) diharapkan dapat menjadi motor penggerak baru ekonomi kerakyatan di Tanah Air. 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
zoom-in Koperasi Merah Putih Diharapkan Jadi Motor Penggerak Ekonomi Kerakyatan
handout
KOPERASI MERAH PUTIH - Anggota Komisi VI DPR RI, Sarifah Suraidah. Ia menyebut Koperasi Merah Putih perlu menjadi model koperasi modern yang profesional dan transparan, dengan sistem digital yang akuntabel.  

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Anggota Komisi VI DPR RI, Sarifah Suraidah, berharap Koperasi Merah Putih (KMP) dapat menjadi motor penggerak baru ekonomi kerakyatan. 

Dalam pandangannya, koperasi yang digagas Presiden Prabowo Subianto ini harus menjadi pilar utama penopang ekosistem Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian nasional. 

“UMKM menyumbang lebih dari 60 persen terhadap PDB dan menyerap hingga 97% tenaga kerja nasional. Ini bukan angka kecil. Artinya, kalau kita bicara soal ekonomi rakyat, ya bicara soal UMKM. Dan negara wajib hadir secara konkret,” ujar Sarifah dikutip Sabtu (28/6/2025).

Sarifah menekankan, pelaku UMKM masih menghadapi berbagai tantangan krusial, yakni keterbatasan akses pembiayaan, minimnya literasi digital, rendahnya daya saing produk, serta sulitnya ekspansi ke pasar nasional dan internasional. 

“Di sinilah Koperasi Merah Putih harus tampil sebagai solusi strategis. Bukan hanya wadah simpan pinjam, tapi jadi ekosistem modern yang mampu memfasilitasi pelaku UMKM secara menyeluruh, dari pembiayaan, pelatihan, hingga pemasaran,” tegasnya. 

Menurutnya, Koperasi Merah Putih perlu menjadi model koperasi modern yang profesional dan transparan, dengan sistem digital yang akuntabel. 

Rekomendasi Untuk Anda

“Koperasi ini harus mengusung semangat gotong royong dan nasionalisme. Ia harus hadir sebagai kekuatan kolektif yang bisa menyatukan pelaku UMKM dari pelosok desa hingga kota-kota besar, bahkan menjadi mitra strategis perusahaan besar dan lembaga keuangan nasional maupun internasional,” lanjutnya. 

Baca juga: Prof Sugeng Priyadi: Koperasi Merah Putih untuk Kemandirian Desa

“Dalam jangka panjang, koperasi ini harus menjadi bagian dari strategi besar menuju Indonesia Emas 2045, di mana pemerataan ekonomi dan pembangunan inklusif menjadi pondasi negara maju. UMKM harus menjadi pelaku utama, bukan hanya pelengkap sistem ekonomi,” tambahnya.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas