Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Menlu Sugiono: Indonesia Siap Bergabung dengan New Development Bank Buatan BRICS

Indonesia telah menyatakan komitmennya bergabung ke New Development Bank (NDB), sebuah lembaga keuangan baru yang dibentuk negara-negara BR(ICS.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Chaerul Umam
Editor: Choirul Arifin
zoom-in Menlu Sugiono: Indonesia Siap Bergabung dengan New Development Bank Buatan BRICS
YouTube Sekretariat Presiden
RI GABUNG KE NDB - Menteri Luar Negeri Sugiono memberikan keterangan pers di Saint (St) Petersburg, Rusia, Rabu (18/6/2025). Indonesia telah menyatakan komitmennya bergabung ke New Development Bank (NDB), sebuah lembaga keuangan baru yang dibentuk negara-negara inisiator dan anggota BRICS. 

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Luar Negeri Sugiono mengatakan Indonesia telah menyatakan komitmennya bergabung ke New Development Bank (NDB), sebuah lembaga keuangan baru yang dibentuk negara-negara inisiator dan anggota BRICS.

Dalam rapat kerja dengan Komisi I DPR RI di Jakarta, Senin (30/6/2025), Sugiono bilang, Indonesia akan berpartisipasi aktif dalam forum-forum internasional yang mengusung penguatan sistem multilateralisme, termasuk KTT BRICS yang akan berlangsung dalam waktu dekat.

“Beberapa waktu ke depan akan ada BRICS Summit tanggal 6–8 Juli di Rio de Janeiro, Brazil, yang juga akan membahas di antaranya adalah upaya-upaya penguatan multilateralisme,” ujarnya.

“Kami juga perlu laporkan kepada Bapak dan Ibu sekalian, bahwa beberapa waktu yang lalu Indonesia telah berkomitmen untuk bergabung dengan New Development Bank (NDB), yang merupakan bank atau lembaga keuangan yang diinisiasi oleh negara-negara anggota BRICS,” ucapnya.

Selain KTT BRICS, dalam waktu bersamaan akan digelar pertemuan penting lainnya, yaitu pertemuan para menteri luar negeri negara-negara ASEAN dan negara mitra dialog (Dialogue Partners), yang akan dilangsungkan di Kuala Lumpur, Malaysia yang disebut Dialogue Partners.

"Pertemuan akan melibatkan Amerika Serikat, Tiongkok, Rusia dan Australia,” ujarnya. Sugiono berharap pertemuan tersebut dapat memperkuat kerja sama kawasan serta memperkuat kerjasama multilateral dalam menghadapi tantangan geopolitik global. 

Baca juga: Menlu Sugiono Akui Penunjukan Dubes Tak Mulus: Ini Kesalahan Kami

Rekomendasi Untuk Anda
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas