Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun Bisnis
LIVE ●

Dukung Aksesi OECD, Amerika Siap Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia

Upaya aksesi Indonesia ke OECD dinilai menjadi kesempatan yang baik untuk mewujudkan reformasi struktural di dalam negeri.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Wahyu Aji
zoom-in Dukung Aksesi OECD, Amerika Siap Perkuat Kerja Sama dengan Indonesia
Istimewa
KERJA SAMA EKONOMI - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat Ambassador Peter M. Haymond di Jakarta, Senin (21/7/2025). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kunjungan Kuasa Usaha Ad Interim Kedutaan Besar Amerika Serikat Ambassador Peter M. Haymond di Jakarta, Senin (21/7/2025). 

Pertemuan ini bertujuan untuk memperkenalkan Kuasa Usaha Kedutaan AS yang baru, serta membahas penguatan kerja sama ekonomi bilateral antara AS dan Indonesia.

Pada pertemuan tersebut, kedua pihak membahas berbagai isu strategis, termasuk kerja sama energi, investasi dan deregulasi, aksesi OECD, dan kerja sama lainnya.

Baca juga: Dubes Suriah Kunjungi Komisi I DPR RI, Bahas Penguatan Kerja Sama Bilateral

Airlangga dan Ambassador Peter menegaskan komitmen bersama untuk terus mempererat hubungan ekonomi bilateral dan memperkuat kerja sama yang saling menguntungkan.

“Proses aksesi OECD ditargetkan akan selesai dalam tiga tahun. Dukungan negara-negara anggota OECD seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa sangat diperlukan untuk percepatan penyelesaian proses aksesi,” ujar Airlangga.

Menanggapi hal tersebut, Ambassador Peter menyatakan kesiapannya untuk mendukung aksesi Indonesia ke OECD.

Upaya aksesi Indonesia ke OECD dinilai menjadi kesempatan yang baik untuk mewujudkan reformasi struktural di dalam negeri.

Rekomendasi Untuk Anda

Lebih lanjut, Ambassador Peter dan Menko Airlangga juga mendiskusikan penandatanganan enam nota kesepahaman di bidang energi dan pertanian pada 7 Juli 2025 lalu di Washington, DC.

“Kami berdiskusi dengan sangat baik bersama Menko Airlangga mengenai berbagai bidang kerja sama dan keterlibatan ekonomi. Hubungan perdagangan dan investasi bilateral kita merupakan peluang yang sangat besar. Saya berharap dapat menjajaki bagaimana teknologi AS, seperti reaktor nuklir modular kecil (SMR), dapat membawa pertumbuhan ekonomi dan keamanan bagi masyarakat Indonesia dan juga Amerika Serikat,” ungkap Ambassador Peter.

Terkait sektor energi juga membahas kerja sama pengembangan energi nuklir dengan teknologi Small Modular Reactors (SMRs) di Pantai Gosong, Kalimantan Barat.

Studi kelayakan proyek tersebut telah selesai dilaksanakan pada akhir tahun lalu. Menko Airlangga menyampaikan harapan agar kerja sama yang telah berlangsung dapat dilanjutkan dan disambut positif oleh Ambassador Peter.

Menutup pertemuan tersebut, Airlangga menekankan pentingnya kolaborasi Pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat untuk mengimplementasikan hasil perjanjian tarif resiprokal.

“It takes two to tango,” kata Airlangga.

Turut hadir mendampingi pada pertemuan tersebut yaitu Deputi Bidang Koordinasi Kerja Sama Ekonomi dan Investasi Edi Prio Pambudi.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Atas