Kinerja Ekspor Indonesia Naik 8,03 Persen, Per Juli 160,16 Miliar Dolar AS
Nilai ekspor nonmigas Indonesia mencapai 152,20 miliar dolar AS atau naik 9,55 persen dibandingkan di 2024.
Penulis:
Nitis Hawaroh
Editor:
Choirul Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat kinerja ekspor Indonesia hingga Juli 2025 sebesar 160,16 miliar dolar AS, naik 8,03 persen dari tahun sebelumnya senilai 148,26 miliar dolar AS.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, nilai ekspor nonmigas Indonesia mencapai 152,20 miliar dolar AS atau naik 9,55 persen dibandingkan di 2024.
Sedangkan nilai ekspor migas sebesar 7,97 miliar dolar AS atau menurun 14,56 persen dibandingkan tahun lalu sebesar 9,32 miliar dolar AS.
Andil utama peningkatan nilai ekspor disumbang oleh sektor industri pengolahan sebesar 12,81 persen.
"Peningkatan nilai ekspor non migas secara kumulatif terjadi di sektor industri pengolahan dan pertanian. Sektor pengolahan menjadi pendorong utama atas peningkatan kinerja ekspor non migas," ujar Pudji dalam Rilis BPS secara virtual, Senin (1/9/2025).
Ekspor sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tercatat sebesar 3,96 miliar dolar AS atau naik 43,62 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 2,76 miliar dolar AS.
Sedangkan ekspor pertambangan tercatat 20,10 miliar dolar AS atau menurun 25,65 persen dibandingkan tahun 2024 sebesar 27,03 miliar dolar AS.
Sedangkan nilai ekspor bulan Juli 2025 tercatat sebesar 24,75 miliar dolar AS atau naik 9,86 persen secara tahunan.
Berdasarkan data BPS, nilai ekspor non migas pada bulan Juli tercatat 23,81 miliar dolar AS atau meningkat 12,83 persen dibandingkan tahun 2024 senilai 21,10 miliar dolar AS.
Justru penurunan terjadi pada nilai ekspor migas yakni 34,13 persen menjadi 0,94 miliar dolar AS dibandingkan periode yang sama tahun 2024 sebesar 1,42 miliar dolar AS.
Baca juga: BPS: Kinerja Ekspor Bulanan RI Naik 2,58 Persen di Februari 2025
"Total nilai ekspor mengalami kenaikan secara tahunan, utamanya didorong oleh peningkatan nilai ekspor nonmigas," tutur dia.
pada Juli 2025, nilai ekspor sektor pertanian, kehutanan dan perikanan tercatat 0,58 miliar dolar AS atau naik 15,68 persen. Sedangkan ekspor industri pengolahan sebesar 20,53 miliar dolar AS atau naik 21,98 persen dari tahun 2024.
Baca juga: Siasati Tarif UE, BYD Ekspor Mobil Listrik dari Pabrik Thailand ke Eropa
Kinerja eskpor pertambangan justru menurun tajam hingga 28,35 persen sebesar 2,70 miliar dolar AS dari tahun sebelumnya 3,77 miliar dolar AS.
"Nilai ekspor industri pengolahan naik 21,98 persen pada Juli 2025 dengan andil peningkatan sebesar 16,42 persen," ucap Pudji.
Baca tanpa iklan