Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pertemuan dan Simposium Perumahan 'Warisan Bangsa' Dihadiri 1.380 Peserta

Pertemuan dan simposium perumahan “Warisan Bangsa” yang diselenggarakan di Balai Sarbini, Lippo Mall Nusantara, Jakarta

Tayang:
Diperbarui:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Hasanudin Aco
Editor: Wahyu Aji
zoom-in Pertemuan dan Simposium Perumahan 'Warisan Bangsa' Dihadiri 1.380 Peserta
Istimewa
WARISAN BANGSA - Pertemuan dan simposium perumahan “Warisan Bangsa” yang diselenggarakan di Balai Sarbini, Lippo Mall Nusantara, Jakarta pada Selasa (16/9/2025) malam dihadiri ribuan orang. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pertemuan dan simposium perumahan “Warisan Bangsa” yang diselenggarakan di Balai Sarbini, Lippo Mall Nusantara, Jakarta pada Selasa (16/9/2025) malam berlangsung sukses.

Acara yang diinisiasi Bank Nobu bersama Kadin Indonesia, Kementerian Perumahan dan Kawasan Pemukiman serta Kementerian Investasi, ini dihadiri ribuan orang.

Acara ini  bertajuk “Gotong Royong Perumahan untuk Bangsa – Peluang Usaha dan Pembiayaan Khusus Sektor Properti, Konstruksi, dan Bahan Bangunan”.

Ada 1.380 peserta tatap muka dari berbagai pelaku bisnis properti, konstruksi, dan bahan bangunan yang hadir secara langsung.

Belum termasuk lebih dari 500 peserta hadir secara online.

Kehadiran lintas sektor ini menjadi bukti kuatnya dukungan dan semangat gotong royong seluruh pemangku kepentingan dalam menyukseskan program perumahan nasional.

Sorotan Utama dalam Simposium :

Rekomendasi Untuk Anda

 • Para pembicara kunci, termasuk Menteri, Ketua Satgas Perumahan, pimpinan asosiasi, serta tokoh-tokoh dunia usaha, menyampaikan pandangan strategis tentang peran perumahan sebagai motor pertumbuhan ekonomi menuju target 8 persen PDB.

 • Program KUR Perumahan, FLPP, dan KPR Progresif dipaparkan sebagai instrumen nyata untuk mendorong pembiayaan perumahan yang inklusif, efisien, dan kompetitif.

 • Diskusi berlangsung penuh semangat dengan ajakan konkret kepada dunia usaha untuk bertindak segera memanfaatkan peluang yang ada.

CEO Danantara Bicara Peran Swasta

Dalam sambutannya CEO Danantara, Rosan Roeslani, menegaskan kunci keberhasilan program ini ada pada sektor swasta.

Menurut dia private sector harus mampu menyerap, mengelola, dan dengan berani sekaligus bijak menggunakan dana yang tersedia untuk membangun.

"Jika tahun ini kita bisa menyerap Rp130 triliun, maka tahun depan plafon pembiayaan bisa dinaikkan menjadi Rp200 hingga Rp250 triliun.”

Pernyataan ini disambut tepuk tangan meriah peserta yang hadir.

Mengapa acara ini mendapat respons luar biasa?

 • Tingginya partisipasi, baik tatap muka maupun online.

 • Diskusi interaktif dengan banyak pertanyaan dan inisiatif dari para pelaku usaha.

 • Semangat kebersamaan untuk menjadikan sektor perumahan sebagai pengungkit bisnis sekaligus pengabdian kepada bangsa.

Kesuksesan simposium ini menandai awal yang kuat bagi implementasi KUR Perumahan yang akan segera difinalkan pemerintah pada akhir September 2025.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perbankan, dan asosiasi bisnis, sektor perumahan diharapkan benar-benar menjadi motor pertumbuhan baru Indonesia.

Baca juga: Prabowo Siap Resmikan 25.000 Rumah Subsidi dan KUR Perumahan Rp130 Triliun

Bank Nobu dan Kadin  Indonesia berkomitmen untuk terus mendorong sinergi ini agar program-program perumahan dapat berjalan dengan cepat, tepat, dan berdampak luas bagi masyarakat serta perekonomian nasional.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas