Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Pengamat Usul Kemenkeu dan Danantara Bahas Utang Whoosh Bareng DPR: Harus Selesai, Apa Pun Risikonya

Pengamat menegaskan, harus ada keputusan pasti mengenai pelunasan utang Whoosh, karena dikhawatirkan akan semakin membengkak.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Rifqah
zoom-in Pengamat Usul Kemenkeu dan Danantara Bahas Utang Whoosh Bareng DPR: Harus Selesai, Apa Pun Risikonya
Kolase Tribunnews.com
UTANG WHOOSH - Kolase foto Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa dan CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani. Pengamat menegaskan, harus ada keputusan pasti mengenai pelunasan utang Whoosh, karena dikhawatirkan akan semakin membengkak. 

TRIBUNNEWS.COM - Pengamat kebijakan publik, Agus Pambagio, mengusulkan agar Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Danantara membahas bersama terkait beban utang proyek kereta cepat Jakarta-Bandung atau Whoosh.

Utang Whoosh ini sebelumnya diusulkan agar dibayar dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), tetapi Menteri Keuangan (Menkeu), Purbaya Yudhi Sadewa, tidak menyetujuinya.

Sebab, kata Purbaya, Whoosh sekarang dikelola oleh Danantara yang mengambil dividen dari BUMN dan biasanya masuk ke kas negara sampai Rp80 triliun.

Menurut Purbaya, dengan demikian, maka seharusnya Danantara bisa membayar utang Whoosh tanpa harus menggunakan uang dari pemerintah atau APBN.

Sementara itu, Danantara menyatakan bahwa mereka masih melakukan evaluasi terhadap utang Whoosh.

CEO Danantara Indonesia, Rosan Roeslani, pun mengatakan telah mengantongi sejumlah opsi dalam membereskan pembayaran utang proyek kereta cepat tersebut.

Namun, dia enggan membeberkan opsi-opsi itu ke publik, sebelum dibahas dan dimatangkan bersama kementerian terkait, seperti Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kementerian Keuangan, Kementerian Perhubungan, dan lain-lain.

Rekomendasi Untuk Anda

Terkait dengan hal ini, Agus lantas mengusulkan agar Kemenkeu dan Danantara duduk bersama DPR membahas solusi untuk melunasi utang Whoosh.

Agus menegaskan, harus ada keputusan pasti mengenai pelunasan utang Whoosh ini, karena dikhawatirkan akan semakin membengkak.

"Duduk bareng DPR (Kemenkeu dan Danantara), selesaikan bagaimana, tetapkan. Harus ada putusan karena semakin besar, sekali lagi tahun depan sudah akan overhaul kereta itu," tutur Agus, dikutip dari YouTube tvOneNews, Kamis (16/10/2025).

"Harus diselesaikan, apa pun risikonya, uangnya siapa, siapa berhak, ya silakan bahas dengan DPR, karena itu mekanisme tata kelola bernegara," tambahnya.

Baca juga: Soal Utang Kereta Cepat Whoosh, Jokowi Disebut Tak Dengarkan Nasihat Ignasius Jonan

Dalam kesempatan yang sama, Anggota Komisi VI DPR RI, Herman Khaeron, pun menanggapi usulan dari Agus tersebut.

Menurut Herman, usulan Agus itu bisa menjadi jalan keluar untuk permasalahan utang Whoosh tersebut.

"Saya kira ini jalan keluar ya, karena bagaimanapun ini sudah menjadi bagian dari bangsa kita dan tentu bagaimana ke depannya untuk mencarikan solusi ya harus duduk bersama," ucapnya.

Herman juga berkeyakinan akan ada solusi ke depannya untuk masalah ini, dia pun menyatakan akan segera membahas utang Whoosh itu bersama Kemenkeu dan Danantara.

Sesuai Minatmu
Halaman 1/2
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas