Gen Z Banjiri Program Magang Nasional, Ada 2.991 Pelamar ke Asabri
Gen Z banyak menyerbu Program Pemagangan Nasional 2025, bagian dari Paket Ekonomi 2025 yang diluncurkan pemerintah.
Penulis:
willy Widianto
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Gen Z banyak menyerbu Program Pemagangan Nasional 2025, bagian dari Paket Ekonomi 2025 yang diluncurkan pemerintah.
- Program ini menyasar mahasiswa yang baru lulus (fresh graduate) D4/S1 dan dijalankan bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI.
- Program pemagangan di ASABRI berlangsung selama enam bulan mulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gen Z banyak menyerbu Program Pemagangan Nasional 2025, bagian dari Paket Ekonomi 2025 yang diluncurkan oleh Kemenko Perekonomian atas arahan Presiden Prabowo Subianto.
Sasaran program ini adalah mahasiswa yang baru lulus (fresh graduate) D4/S1 dan dijalankan bekerja sama dengan Kementerian Ketenagakerjaan RI.
Direktur Utama PT ASABRI (Persero), Jeffry Haryadi P. M. mengatakan antusiasme generasi muda terhadap program ini sangat tinggi.
Pada tahap 1, dari total 2.991 pelamar, sebanyak 50 peserta dinyatakan lolos seleksi dan 42 peserta resmi bergabung bersama ASABRI, terdiri atas 20 peserta di Kantor Pusat dan 22 peserta di Kantor Cabang ASABRI yang tersebar di seluruh Indonesia.
Program pemagangan di ASABRI berlangsung selama enam bulan mulai 20 Oktober 2025 hingga 19 April 2026.
"Keterlibatan ASABRI dalam Program Pemagangan Nasional bukan sekadar partisipasi, tetapi wujud nyata komitmen kami sebagai Perusahaan untuk membangun generasi muda bertalenta, berintegritas, dan siap kerja," kata Jeffry dalam pernyataannya, Rabu(22/10/2025).
Melalui program tersebut lanjut Jeffry, ASABRI berkomitmen mendukung terbentuknya generasi muda bertalenta, siap kerja, dan berintegritas aelaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, khususnya cita untuk memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui penciptaan sumber daya manusia unggul dan produktif yang menopang kemandirian ekonomi bangsa.
Tahun ini peserta akan belajar langsung di lingkungan kerja profesional ASABRI.
Para peserta akan mendapatkan pelatihan dan pengalaman langsung terkait pengelolaan asuransi sosial, pelayanan publik, serta transformasi digital, sesuai dengan bidang dan unit kerja yang relevan di PT ASABRI (Persero).
“Pemuda adalah energi masa depan bangsa. Melalui program pemagangan ini, ASABRI tidak hanya membekali generasi muda dengan keterampilan, tetapi juga menanamkan nilai-nilai pengabdian, integritas, dan semangat melayani. Karena bangsa yang besar lahir dari generasi muda yang siap berkarya untuk tanah airnya,” — tegas Jeffry.
Keterlibatan ASABRI dalam Program Pemagangan Nasional 2025 kata Jeffry bukan sekadar bentuk dukungan administratif, melainkan bagian dari strategi besar membangun talenta masa depan bangsa.
Baca juga: Menko Airlangga Ungkap Pendaftar Magang Membludak, 150 Ribu Daftar untuk 20 Ribu Posisi
Melalui pemagangan ini, peserta akan mendapatkan pembelajaran lintas bidang mulai dari manajemen asuransi sosial, komunikasi publik, tata kelola investasi, hingga pengelolaan teknologi informasi dan layanan digital.
ASABRI percaya bahwa dunia kerja di masa depan membutuhkan sinergi antara kompetensi dan karakter.
Karena itu, setiap peserta tidak hanya dilatih untuk bekerja dengan profesional, tetapi juga untuk memahami nilai-nilai yang telah menjadi DNA ASABRI sebagai Sahabat Perjuangan Anda
Lebih jauh Jeffry menjelaskan di lingkungan kerja yang kolaboratif dan berbasis nilai, para peserta akan mengalami langsung bagaimana sebuah perusahaan menjalankan amanah negara dengan tanggung jawab dan empati terhadap kesejahteraan masyarakat.
Partisipasi ASABRI dalam program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi Perusahaan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Baca juga: Mulai Kerja Hari Ini, Berikut Besaran Uang Saku yang Akan Didapat Peserta Program Magang Nasional
Dengan meningkatnya keterampilan dan daya saing tenaga kerja muda, Indonesia akan memiliki fondasi SDM yang tangguh untuk menghadapi disrupsi teknologi, globalisasi, serta perubahan pasar tenaga kerja dunia.
Sementara itu Direktur SDM dan Hukum PT ASABRI (Persero) Sri Ainin Muktirizka menjelaskan bahwa magang tidak hanya lebih dari sekadar kemampuan teknis, namun juga diperlukan kerendahan hati untuk belajar dari mentor, ketekunan dalam menghadapi tantangan, dan semangat untuk berkembang bersama.
“Magang bukan sekadar pengalaman kerja, tetapi bentuk pengabdian diri. Kita harus menentukan apa yang menjadi tujuan hidup, dan juga perlu memperhatikan betul bagaimana cara terbaik untuk menempuh tujuan itu."
"Kita harus tangguh dengan setiap tantangan dan mengembangkan life skills dalam diri serta yang terpenting selalu bersyukur," kata Sri
Melalui program magang nasional lanjut Sri nantinya peserta akan belajar menjadi versi terbaik dari diri kita, selalu rendah hati karena magang membutuhkan bimbingan sekaligus menempa diri.
"Karena kita punya tujuan untuk bertumbuh, berproses, dan memberi makna melalui setiap langkah yang kita jalani”, terang Sri Ainin.
Baca juga: Pemerintah Perluas Program Magang Nasional Jadi 80 Ribu Fresh Graduate
Menurutnya, investasi terbaik bagi bangsa bukan hanya pada modal finansial, melainkan pada manusia itu sendiri. Melalui program ini, ASABRI ikut menggerakkan roda pertumbuhan ekonomi berbasis kompetensi, menyiapkan sumber daya manusia unggul yang siap memperkuat ketahanan sosial dan ekonomi nasional di masa depan.
Program ini juga diharapkan dapat memperluas kesempatan kerja, mengurangi kesenjangan keterampilan, dan menumbuhkan optimisme baru di kalangan generasi muda Indonesia.
ASABRI terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun Indonesia yang tangguh. Sebagai perusahaan yang berada di ekosistem pertahanan dan keamanan negara, ASABRI meyakini bahwa pembangunan manusia adalah bagian dari ketahanan bangsa.
“Kami di ASABRI percaya, masa depan Indonesia dibangun oleh generasi yang tidak takut belajar dan tidak lelah berkontribusi. Karena pada akhirnya, keberhasilan bukan sekadar tentang posisi, tapi tentang pengabdian. Mari terus belajar, berbagi, dan bertumbuh bersama untuk mewujudkan Indonesia yang unggul dan berintegritas,” pungkas Jeffry.
Baca tanpa iklan
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.