Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

BPS: Pelemahan Konsumsi Bukan karena Daya Beli Turun, Tapi Siklus Musiman

Pelemahan konsumsi rumah tangga pada kuartal III 2025 bukan disebabkan penurunan daya beli masyarakat, tapi dipengaruhi pola musiman (seasonal). 

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Igman Ibrahim
Editor: Choirul Arifin
zoom-in BPS: Pelemahan Konsumsi Bukan karena Daya Beli Turun, Tapi Siklus Musiman
Tangkapan layar dari YouTube Kompas TV
PELEMAHAN DAYA BELI - Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti. BPS menegaskan, pelemahan konsumsi rumah tangga pada kuartal III 2025 bukan disebabkan penurunan daya beli masyarakat, tapi dipengaruhi pola musiman (seasonal).  
Ringkasan Berita:
  • Pelemahan konsumsi rumah tangga pada kuartal III 2025 bukan disebabkan penurunan daya beli masyarakat, tapi dipengaruhi pola musiman.
  • Di kuartal II ada libur keagamaan yang panjang sehingga membuat belanja masyarakat naik.
  • BPS mengklaim, indikator konsumsi rumah tangga tetap menunjukkan kondisi solid.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan, pelemahan konsumsi rumah tangga pada kuartal III 2025 bukan disebabkan penurunan daya beli masyarakat, tapi dipengaruhi pola musiman (seasonal). 

Hal tersebut disampaikan Kepala BPS Amalia Adininggar saat dipanggil Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Rabu (5/11/2025).

“Konsumsi rumah tangga itu salah satunya dipengaruhi siklus musiman. Di kuartal II ada libur keagamaan yang panjang sehingga membuat spending meningkat. Di kuartal III siklusnya berbeda,” ujar Amalia.

Ia menekankan, indikator konsumsi rumah tangga tetap menunjukkan kondisi yang solid, meskipun secara kuartalan terlihat melemah tipis dibandingkan periode sebelumnya.

“Jadi konsumsi tidak mencerminkan penurunan daya beli, karena musimnya berbeda. Di kuartal II itu banyak libur panjang seperti Idulfitri dan Iduladha yang mendorong belanja dan perjalanan,” kata dia.

Dalam rilisnya, BPS menyatakan pertumbuhan ekonomi kuartal III 2025 di angka 5,04 persen. Kontribusi pertumbuhan masih ditopang oleh ekspor yang tumbuh di atas 9 persen.

Baca juga: Sulawesi Jadi Motor Pertumbuhan Ekonomi Tertinggi RI di Kuartal III 2025

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu, pengeluaran konsumsi pemerintah yang kembali positif di angka 5,49% setelah triwulan sebelumnya mencatat kontraksi -1,38 persen.

Dari sisi produksi, industri pengolahan menjadi sektor utama pendorong pertumbuhan dengan laju 5,54 persen.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas