ShopeePay Hapus Biaya Admin untuk Dorong Inklusi Keuangan Digital
Dorong inklusi keuangan, ShopeePay menghapus biaya administrasi untuk sejumlah layanan transaksi digitalnya
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Sanusi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - ShopeePay menghapus biaya administrasi untuk sejumlah layanan transaksi digitalnya sebagai bagian dari komitmen mendorong inklusi keuangan di Indonesia.
Langkah ini diharapkan dapat memperluas adopsi pembayaran digital, terutama di wilayah tier 2 dan tier 3 yang kini mulai aktif bertransaksi secara non-tunai.
President Director ShopeePay Indonesia Eka Nilam Dari mengatakan, kebijakan tersebut lahir dari semangat untuk menghadirkan layanan yang tidak hanya mudah diakses, tetapi juga memberikan kenyamanan dan manfaat nyata bagi pengguna.
Baca juga: Menteri UMKM RI Berikan Motivasi untuk Finalis di Grand Final Shopee Jagoan UMKM Naik Kelas
"Kalau kita ke kota tier 2, tier 3, sudah semakin banyak masyarakat yang mulai mengadopsi pembayaran digital. Which is itu adalah salah satu misi utama kita, di mana kita mau meningkatkan inklusi keuangan digital di dunia," tutur Eka Nilam dalam acara Media Gathering Aplikasi ShopeePay 11.11 Serba Hemat: Juaranya Gratis Admin, Jadi Makin Untung, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (6/11/2025).
Eka Nilam menyatakan, ShopeePay ingin memastikan semakin banyak masyarakat bisa menikmati kemudahan transaksi digital tanpa terbebani biaya tambahan.
"Berangkat dari situ makanya kita berikan benefit berupa layanan gratis admin, karena buat kami semakin banyak yang mengadopsi pembayaran digital dan mereka merasa semakin mudah, mereka merasa semakin nyaman, pastinya semakin banyak lagi teman-temannya, keluarganya, kerabatnya juga mau semakin mengadopsi pembayaran digital tersebut," jelasnya.
Baca juga: Tegang dan Kocak! Bos UMKM Balapan Kirim Paket Demi Tantangan Shopee
ShopeePay saat ini menyediakan berbagai layanan yang dekat dengan kebutuhan sehari-hari, mulai dari top up pulsa, transfer dana, tarik tunai, hingga pembayaran berbagai pembelian. Semua fitur tersebut dirancang agar pengguna semakin terbiasa dengan ekosistem transaksi digital.
Selain untuk pengguna individu, ShopeePay juga memperluas dukungan bagi pelaku usaha, terutama UMKM di daerah dengan tingkat adopsi digital yang masih rendah.
Melalui program seperti kios tunai, ShopeePay membantu pelaku UMKM memahami dan memanfaatkan pembayaran digital serta fitur-fitur promosi untuk meningkatkan pendapatan.
Baca juga: Kolaborasi Shopee X Hearts2Hearts Hadirkan Energi Baru di Tengah Euforia 11.11 Big Sale
"Bagi daerah-daerah yang mungkin saat ini mengadopsi pembayaran digitalnya juga masih cukup rendah, itu juga ada beberapa program seperti contoh misalnya kios tunai, di mana kita meng-guide-in beberapa pemain atau pelaku UMKM, kita ajarin mereka untuk mengadopsi pembayaran digital," ucap Eka Nilam.
Ia menyebut, upaya ini merupakan bagian dari kolaborasi antara ShopeePay, regulator dan pemerintah untuk mempercepat pemerataan akses keuangan digital di seluruh Indonesia.
"Jadi memang prinsipnya adalah bagaimana kita bisa membawa lebih banyak lagi masyarakat untuk semakin mengadopsi pembayaran digital dan pastinya ini juga merupakan satu kerja sama kita dengan regulator dan juga pemerintah untuk semakin meningkatkan inklusi keuangan di Indonesia," ujarnya.