Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

BP BUMN Ungkap Merger BUMN Karya Ditargetkan Rampung Desember 2025

Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Aminuddin Ma'ruf mengungkap merger BUMN Karya akan rampung pada Desember

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in BP BUMN Ungkap Merger BUMN Karya Ditargetkan Rampung Desember 2025
Kontan.co.id
MERGER - Merger BUMN Karya ditargetkan rampung pada Desember ini. Ada Adhi Karya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Perseo) Tbk., PT Brantas Abipraya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Wakil Kepala Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) Aminuddin Ma'ruf mengungkap merger BUMN Karya akan rampung pada Desember ini.

Merger di antara perusahaan plat merah di bidang konstruksi ini nantinya akan dibuat menjadi beberapa klaster.

"Nanti ada kami buat klaster beberapa BUMN untuk yang BUMN Karya itu, insyaallah Desember sudah selesai," katanya ketika ditemui di sela-sela acara Antara Businesss Forum di Jakarta Selatan, Rabu (19/11/2025).

Baca juga: Adhi Karya Pastikan Gedung Onkologi RSMH Rampung Sesuai Jadwal

Ia mengatakan, proses merger ini dibahas oleh pihaknya bersama Danantara Indonesia.

Adapun setelah turun kasta dari kementerian, BP BUMN kini disebut mengurus proses merger, holdingisasi, hingga pembentukan perusahaan plat merah.

Sementara itu, Danantara Indonesia mengurus operasional BUMN, termasuk dividen yang didapat dari situ.

"Proses merger, holdingisasi, pembubaran, pembentukan BUMN itu ada di kami," ujar Aminuddin.

Rekomendasi Untuk Anda

Sebagai informasi, ada tujuh BUMN Karya yang akan dimerger.

Baca juga: Waskita Karya Bangun Sekolah Rakyat di Sulawesi Selatan Senilai Rp 1,2 Triliun

Ada Adhi Karya, PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Hutama Karya (Persero), PT PP (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Perseo) Tbk., PT Brantas Abipraya (Persero), dan PT Nindya Karya (Persero).

Rencananya, Wijaya Karya akan dipasangkan dengan PT PP, Waskita dengan Hutama Karya, serta Adhi Karya menjadi holding dari Brantas Abipraya dan Nindya Karya. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas