Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

PT Samator Gas Batam Produksi Hidrogen Ramah Lingkungan Berbasis Elektrolisis

PT Samator Gas Industri Batam mengungkapkan kesiapan mereka memasok hidrogen berbasis elektrolisis untuk kebutuhan industri di Batam.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Content Writer
zoom-in PT Samator Gas Batam Produksi Hidrogen Ramah Lingkungan Berbasis Elektrolisis
Dok. PT Samator Gas Batam
HIDROGEN BERBASIS ELEKTROLISIS - PT Samator Gas Industri Batam mengungkapkan kesiapan mereka memasok hidrogen berbasis elektrolisis untuk kebutuhan industri di Batam. Ia menjelaskan kapasitas produksi hidrogen saat ini mencapai 60 Nm3/h. 

TRIBUNNEWS.COM, BATAM - PT Samator Gas Industri Batam mengungkapkan kesiapan mereka memasok hidrogen berbasis elektrolisis untuk kebutuhan industri di Batam.

Deputy GM Production Plant PT Samator Gas Industri Batam, Hery Juansyah, mengatakan hidrogen yang mereka hasilkan berasal dari proses pemisahan (molekul) air sehingga lebih ramah lingkungan."Dibandingkan dengan cabang lain, cabang di Batam mempunyai produksi H2 basisnya elektrolisis yang ramah lingkungan atau menuju energy hijau," ujar Hery.

Ia menjelaskan kapasitas produksi hidrogen saat ini mencapai 60 Nm3/h. Dalam satu hari, totalnya sekitar 1.440 Nm3/h.

"Utilisasinya sekitar 60 persen. Artinya masih ada sisa kapasitas 40 persen untuk memenuhi kebutuhan (konsumen) di tahun-tahun berikutnya," kata Hery.

Hidrogen tersebut diserap oleh PT Infineon yang menyerap sekitar 40 persen, sementara 20 persen lainnya diserap beberapa sektor industri lainnya.

Hery memastikan keamanan pabrik hidrogen yang telah berdiri sejak tahun 2024 itu sudah memenuhi standar.

"Kami punya sensor proteksi di setiap unit. Operator juga sudah dibekali pelatihan K3 dan memiliki kompetensi untuk mengoperasikan pabrik hidrogen," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain hidrogen, PT Samator Gas Industri Batam juga mengoperasikan Air Separation Plant (ASP) (yang memproduksi oksigen, nitrogen, dan argon melalui proses pemisahan udara berdasarkan titik didih hingga mencapai kondisi kriogenik.

Hery menyebut kapasitas produksi ASP terdiri atas liquid oksigen 2.000 Nm3/jam, liquid nitrogen 1.100 Nm3/jam, liquid argon 60 Nm3/jam, serta gas nitrogen 4.000 Nm3/jam. 

Dengan fasilitas liquefier terbaru, kapasitas liquid nitrogen meningkat hingga bertambah sebanyak 2.000 Nm3/jam.

"Produk oksigen, nitrogen dan argon ini terserap luas di Batam. Untuk oksigen 90 persen digunakan galangan kapal, selain itu kami juga memasok oksigen juga ke hampir semua rumah sakit pemerintah dan swasta di Batam dan sekitarnya," ungkapnya.

Nitrogen banyak dipakai oleh industri elektronik di Muka kuning seperti Infineon dan beberapa perusahaan lainnya. 

Baca juga: Samator Indo Gas Bagikan Dividen Rp26,24 Miliar dan Rombak Jajaran Pengurus

Argon digunakan untuk konstruksi dan kebutuhan galangan kapal.

Samator Batam juga pernah membantu pasokan oksigen ke Jawa saat pandemi Covid-19.

"Waktu itu pabrik Batam masih punya kelebihan produk, sehingga kami kirim hampir 20 ton dalam satu isotank," kata Hery.

Samator berharap produk hidrogen dapat menjadi salah satu unggulan perusahaan. 

Dengan sistem produksi berbasis elektrolisis air, Samator menargetkan dapat ikut mendukung transisi energi nasional menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Baca juga: PT Samator Indo Gas Gresik Perkuat Rantai Pasok Gas untuk Industri dan Kesehatan

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribun Batam
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas