Libur Nataru, Adhi Perketat Pengawasan Terhadap Proyek Strategis di Bali
Adhi Karya memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek strategisnya di wilayah Bali menjelang dan selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- PT Adhi Karya (Persero) Tbk memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek strategisnya di wilayah Bali menjelang dan selama libur Natal dan Tahun Baru 2026.
- Kegiatan bertujuan memantau progres fisik, mitigasi potensi kendala di lapangan, serta memastikan seluruh pekerjaan konstruksi tidak mengganggu kenyamanan publik.
TRIBUNNEWS.COM, BALI - PT Adhi Karya (Persero) Tbk memperketat pengawasan terhadap proyek-proyek strategisnya di wilayah Bali menjelang dan selama libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026.
Manajemen Adhi Karya dipimpin Komisaris Utama Dody Usodo Hargo melaksanakan kegiatan Management Walkthrough (MWT) selama dua hari pada Kamis-Jumat 4-5 Desember 2025.
Kegiatan bertujuan memantau progres fisik, mitigasi potensi kendala di lapangan, serta memastikan seluruh pekerjaan konstruksi tidak mengganggu kenyamanan publik selama musim liburan.
Fokus utama kunjungan adalah proyek Bali Beach Conservation Works (BBCW) Phase II, yang memegang peranan vital dalam menjaga wajah pariwisata Bali.
Proyek yang mencakup area Kuta, Legian, dan Seminyak (Zona 1) serta Mertasari (Zona 2) ini mencatatkan progres 31,6 persen.
BBCW merupakan pembangunan tepi pantai untuk mengembalikan pantai di kuta dari dampak abrasi dan membuat kawasan pesisir ini tetap tertata rapi dan aman, sehingga siap menyambut kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara di libur Nataru.
Selain sektor pariwisata, kegiatan ini juga meninjau ketahanan infrastruktur sumber daya air melalui proyek Rehabilitasi Jaringan Utama Wilayah BWS Bali - Penida Paket 2.
Baca juga: Pengusaha Keluhkan Lamanya Pembatasan Angkutan Barang di Libur Nataru
Progres fisik proyek ini mencapai 61,3 persen dengan pekerjaan yang tersebar di Kabupaten Jembrana, Buleleng, Bangli hingga Karangasem dan berfokus pada rehabilitasi bendung dan normalisasi jaringan air.
Untuk mendukung fasilitas akomodasi, manajemen turut meninjau pembangunan Novotel Hotel & Resort Ubud yang dikerjakan oleh anak usaha PT Adhi Persada Gedung (APG), dengan lingkup pekerjaan struktur, arsitektur, MEP, hingga lanskap yang menunjukkan kinerja positif. Pembangunan hotel ini sedang memasuki tahap finishing dan uji coba pemakaian, dan rencana akan di serah terimakan pada bulan Desember ini.
"Kami ingin memastikan bahwa di tengah percepatan pembangunan, aspek safety dan kenyamanan lingkungan sekitar proyek terutama di area wisata padat pengunjung tetap menjadi prioritas utama, khususnya dalam menghadapi keramaian masa libur Nataru," kata Dody Usodo Hargo.
Baca tanpa iklan