Stimulus Nataru 2025/2026, ASDP Diskon Tiket Penyeberangan Sebesar 19 Persen
ASDP Indonesia Ferry memberikan diskon tarif tiket penyeberangan sebesar 19 persen, untuk periode angkutan Natal dan Tahun Baru
Penulis:
Nitis Hawaroh
Editor:
Sanusi
Ringkasan Berita:
- Diskon tarif tiket penyeberangan itu sejalan dengan stimulus yang diberikan pemerintah periode Nataru 2025/2026
- Stimulus diskon diberikan untuk biaya kepelabuhan yang dibebankan dalam tiket pengguna jasa
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memberikan diskon tarif tiket penyeberangan sebesar 19 persen, untuk periode angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (nataru 2025/2026).
Direktur Operasi dan Transformasi ASDP Rio Theodore Natalianto Lasse mengatakan, diskon tarif tiket penyeberangan itu sejalan dengan stimulus yang diberikan pemerintah periode Nataru 2025/2026.
Rio bilang, masa diskon tiket berlaku mulai tanggal 22 Desember hingga 10 Januari 2026 mendatang. Diskon ini berlaku untuk 16 pelabuhan ASDP.
Baca juga: ASDP Kerahkan 222 Kapal Layani Angkutan Nataru 2025/2026
"Jadi para pengguna jasa bisa membeli tiket dengan diskon itu kurang lebih 19 persen. Ini berlaku di 16 pelabuhan dan di 8 lintasan," ujar Rio saat Konferensi Pers di Kantor ASDP, Senin (15/12/2025).
Rio menjelaskan, stimulus diskon diberikan untuk biaya kepelabuhan yang dibebankan dalam tiket pengguna jasa.
Adapun target penerima manfaat stimulus diskon tiket sebanyak 257.560 penumpang dan 491.776 kendaraan, dengan total nilai anggaran Rp 31,65 miliar.
"Jadi di dalam komponen tiket pengguna jasa itu, tiket terpadu itu ada jasa penyeberangannya dan ada jasa pelabuhannya. Nah yang sepenuhnya dibawah kendali ASDP adalah komponen pelabuhannya," terang Rio.
Sementara pengguna jasa penyeberangan sudah bisa membeli tiket diskon Nataru 2025/2026 yang dibuka sejak 1 November 2025 lalu.
Baca juga: ASDP Tetapkan Radius Pembelian Tiket Kapal Penyeberangan untuk Cegah Calo Saat Periode Nataru
Pada periode Nataru 2025/2026 ini sebanyak 15 lintasan menjadi lintasan prioritas berada di bawah koordinasi 15 cabang pada 33 pelabuhan.
Lintasan tersebut meliputi Merak-Bakauheni, Ketapang-Gilimanuk, Jangkar-Lembar, Kayangan-Pototano, Tanjung Api-api-Tanjung Kelian, Telaga Pungur-Lembar.
Kariangau-Penajam, Bajoe-Kolaka, Bira-Pamatata, Bitung-Ternate, Hunimua-Waipirit, Bolok-Rote.
Adapun berdasarkan proyeksi, pergerakan penumpang di 15 lintasan pantauan nasional diperkirakan mencapai 547 ribu orang, kendaraan diprediksi mencapai 868 ribu unit. Sementara kepadatan diperkirakan terjadi pada 23-24 Desember 2025.