BRI Tetap Fokus UMKM Meski Bertransformasi Jadi Bank Universal
BRI tetap fokus melayani segmen usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meski bertransformasi menjadi bank universal.
Penulis:
Lita Febriani
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- BRI tetap fokus melayani segmen usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) meski bertransformasi menjadi bank universal.
- BRI memiliki lebih dari 7.400 kantor cabang dan unit yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk layanan Teras BRI yang beroperasi di kapal.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Transformasi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menjadi bank universal melalui rebranding korporasi bertepatan peringatan usia ke-130 tahun, Selasa (16/12/2025), tidak mengubah fokus utama perseroan dalam melayani segmen usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).
BRI akan tetap memposisikan diri sebagai bank UMKM dengan porsi pembiayaan yang signifikan, meski komposisinya akan dijaga lebih seimbang ke depan.
Direktur Utama BRI Hery Gunardi mengatakan, saat ini porsi pembiayaan UMKM, khususnya segmen mikro dan semi mikro, masih mendominasi portofolio kredit perseroan.
"Kalau kita lihat sekarang di buku kita, UMKM yang semi dan mikro di atas 60 persen. Mungkin kita nanti akan jaga di level antara 40-50 persen. Sementara yang lain saya kebanyakan ikut tumbuh. Kita akan keep di situ. Jadi tetap saja BRI itu adalah bank UMKM," tutur Hery dalam acara Launching BRI Corporate Rebranding di Menara BRILiaN, Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (16/12/2025).
Selain fokus pada UMKM, BRI juga menjadi mitra utama pemerintah dalam menjalankan berbagai program strategis nasional.
Seluruh program pemerintah yang menyentuh masyarakat bawah dan pelaku usaha kecil, melibatkan BRI sebagai salah satu penyalur utama.
"Semua program pemerintah ada di BRI. Mulai dari makan Bergizi Gratis, 3 juta rumah, Koperasi Desa Merah Putih, itu ada di kita," terang Hery.
Peran BRI semakin terlihat dalam penyaluran Kredit Usaha Rakyat (KUR). Pada 2025, BRI menargetkan penyaluran KUR sebesar Rp 105 triliun dari total alokasi pemerintah yang mencapai lebih dari Rp 200 triliun.
"Kita juga terbesar adalah porsi penyaluran KUR. Jadi tahun 2025 ini kita punya target Rp 105 triliun, dari total Rp 200 triliun lebih. Artinya bank lain sangat sedikit," jelas Hery.
Menurutnya, besarnya peran BRI dalam mendukung UMKM tidak terlepas dari jaringan layanan yang luas dan menjangkau hingga pelosok Tanah Air.
BRI memiliki lebih dari 7.400 kantor cabang dan unit yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk layanan Teras BRI yang beroperasi di kapal.
"Ini memang BRI diharapkan lebih berperan dengan cakupan cabang yang lebih dari 7.400 dan unit-unit tersebar seluruh Indonesia termasuk di kapal pun ada teras BRI. Rasanya itu memang menjadi tulang punggung ya untuk UMKM di Indonesia," ungkap Hery.
Baca tanpa iklan