Investor NIHI Rote Terlibat Merger Energi Fusi dengan Perusahaan Donald Trump
Nilai penggabungan usaha tersebut mencapai lebih dari US$6 miliar atau setara sekitar Rp100,7 triliun, sebagaimana dilaporkan Fox Business.
Penulis:
Hasanudin Aco
Editor:
Muhammad Zulfikar
Ringkasan Berita:
- Trump Media & Technology Group Corp (TMTG) menjalin kerja sama strategis dengan TAE Technologies untuk membentuk perusahaan gabungan di sektor energi fusi yang aman.
- Michael Schwab, pendiri dan direktur pelaksana Big Sky Partners, ditunjuk sebagai ketua dewan direksi yang direncanakan beranggotakan sembilan orang
- Michael Schwab juga merupakan investor dari resort yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT), NIHI Rote
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perusahaan Presiden Donald Trump, Trump Media & Technology Group Corp (TMTG), telah menjalin kerja sama strategis dengan TAE Technologies untuk membentuk perusahaan gabungan di sektor energi fusi yang aman.
Nilai penggabungan usaha tersebut mencapai lebih dari US$6 miliar atau setara sekitar Rp100,7 triliun, sebagaimana dilaporkan Fox Business pada Selasa (23/12/2025).
Baca juga: Jelang Natal dan Tahun Baru, Wadirut Pertamina Patra Niaga Tinjau Kesiapan Energi di Sulut
Michael Schwab, pendiri dan direktur pelaksana Big Sky Partners, ditunjuk sebagai ketua dewan direksi yang direncanakan beranggotakan sembilan orang.
Diketahui, Michael Schwab juga merupakan investor dari resort yang terletak di Nusa Tenggara Timur (NTT), NIHI Rote.
Resort yang akan dibuka pada April 2026 itu dibangun Schwab bersama Mohamad Hekal, yang merupakan Wakil Ketua Komisi XI dari Fraksi Gerindra.
Penting juga dicatat, pemegang saham TMTG saat ini akan memiliki sekitar 50 persen, dan pemegang saham TAE juga akan memiliki sekitar 50?ri perusahaan hasil penggabungan tersebut, berdasarkan kepemilikan saham terdilusi penuh.
Pada 2026, perusahaan gabungan ini berencana menentukan lokasi dan memulai pembangunan pembangkit listrik tenaga fusi skala utilitas pertama di dunia, dengan tetap bergantung pada persetujuan yang diwajibkan.
Pembangunan pembangkit listrik fusi tambahan juga telah direncanakan.
Pembangkit listrik fusi disebut-sebut perusahaan akan menyediakan listrik yang ekonomis, melimpah, dan andal yang akan membantu Amerika Serikat memenangkan revolusi kecerdasan buatan dan mempertahankan dominasi ekonomi globalnya.
Teknologi fusi milik TAE telah diteliti dan dikembangkan selama lebih dari 25 tahun, serta berhasil secara signifikan mengurangi ukuran reaktor, biaya, dan kompleksitasnya.
Baca juga: Satgas Natal dan Tahun Baru Siaga 24 Jam Pastikan Distribusi Energi Tetap Lancar Selama Liburan
TAE telah membangun dan mengoperasikan dengan aman lima reaktor fusi, serta hingga saat ini telah menghimpun lebih dari US$ 1,5 miliar modal swasta.
"Trump Media & Technology Group membangun infrastruktur yang tidak dapat dibatalkan untuk mengamankan kebebasan berekspresi secara daring bagi rakyat Amerika, dan kini kami melangkah besar menuju teknologi revolusioner yang akan mengukuhkan dominasi energi global Amerika selama beberapa generasi," ujar Nunes kepada Fox News Digital.
Menurut Mohamad Hekal dirinya telah mengunjungi langsung Los Angeles, California, untuk melihat secara dekat ekosistem teknologi dan investasi yang berkembang di sana, termasuk dinamika pengembangan energi bersih berteknologi tinggi, serta aman.
Baca tanpa iklan