Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
DOWNLOAD
Tribun Bisnis
LIVE ●
tag populer

November 2025, Neraca Dagang Indonesia Surplus 2,66 Miliar Dolar AS

Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatatkan surplus pada November 2025 sebesar 2,66 miliar dolar AS.

Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Nitis Hawaroh
Editor: Choirul Arifin
zoom-in November 2025, Neraca Dagang Indonesia Surplus  2,66 Miliar Dolar AS
Istimewa
SURPLUS DI MOVEMBER 2025 - Terminal peti kemas di kompleks PT Jakarta International Container Terminal (JICT) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatatkan surplus pada November 2025 sebesar 2,66 miliar dolar AS. 
Ringkasan Berita:
  • Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatatkan surplus pada November 2025 sebesar 2,66 miliar dolar AS.
  • Surplus disumbang oleh komoditi utama non-migas berasal dari lemak dan minyak hewani atau nabati, besi dan baja serta nikel.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Neraca perdagangan barang Indonesia kembali mencatatkan surplus pada November 2025 sebesar 2,66 miliar dolar AS.

Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Pudji Ismartini mengatakan, capaian tersebut menambah daftar panjang surplus perdagangan RI yakni 67 bulan berturut-turut.

Neraca perdagangan adalah selisih antara nilai ekspor dan impor barang suatu negara dalam periode tertentu.

"Surplus pada November 2025 lebih ditopang oleh surplus pada komoditas non-migas yang sebesar 4,64 miliar USD," ujar Pudji saat Rilis BPS, Senin (5/1/2026).

Pudji menyatakan komoditas utama penyumbang surplus non migas berasal dari lemak dan minyak hewani atau nabati, besi dan baja serta nikel dan barang-barang yang terbuat dari nikel.

Sementara itu, pada periode yang sama neraca perdagangan migas mencatatkan defisit sebesar 1,98 miliar dolar AS. Defisit tersebut terutama disumbang oleh impor minyak mentah dan hasil minyak.

Rekomendasi Untuk Anda

Adapun neraca perdagangan barang Indonesia secara kumulatif, yaitu neraca perdagangan bulan Januari hingga November 2025 mencatat surplus sebesar 38,54 miliar dolar AS.

Baca juga: Desember 2025 Inflasi 0,64 Persen, Dipicu Kenaikan Harga Pangan 

"Surplus sepanjang Januari hingga November 2025 ini ditopang oleh surplus komoditas non-migas sebesar 56,15 miliar USD, sementara komoditas migas masih mengalami defisit 17,61 miliar USD," tegas dia.

Kinerja ekspor Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 mencapai 256,56 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau naik 5,61 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Peningkatan ekspor ini didorong oleh sektor industri pengolahan dengan andil sebesar 10,41 persen. 

Komoditas yang menjadi pendorong yakni kelapa sawit, barang perhiasan dan barang berharga, kimia dasar organik yang bersumber hasil pertanian, logam dasar bukan besi serta semikonduktor dan komponen elektronik lainnya.

Baca juga: Neraca Dagang Indonesia Surplus 4,34 Miliar Dolar AS pada September 2025

Sedangkan total nilai impor Indonesia sepanjang Januari hingga November 2025 mencapai 218,02 miliar dolar Amerika Serikat (AS) atau naik 2,03 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2024.

Kenaikan impor tersebut terutama didorong oleh meningkatnya impor barang modal. Nilai impor migas tercatat senilai 29,42 miliar dolar AS atau turun 10,81 persen. Nilai impor non-migas tercatat senilai 188,61 miliar dolar AS atau naik 4,37 persen.

Sumber: Tribunnews.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

BizzInsight

Atas