Dunia Bergejolak, Kadin Optimistis Arus Investasi Asing Tetap Tinggi
Kadin Indonesia menilai perubahan pendekatan menjadi kunci agar Indonesia mampu tetap kompetitif dalam menarik investor asing.
Penulis:
Endrapta Ibrahim Pramudhiaz
Editor:
Choirul Arifin
Ringkasan Berita:
- Kadin Indonesia menilai perubahan pendekatan menjadi kunci agar Indonesia mampu tetap kompetitif dalam menarik investor asing.
- Dunia usaha perlu memperkuat kolaborasi bersama pemerintah serta pihak lain, termasuk Danantara Indonesia, untuk mengoptimalkan peluang tersebut.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia menilai peluang Indonesia menarik investasi asing pada tahun ini justru semakin besar meski kondisi global tengah bergejolak.
Wakil Ketua Umum Bidang Hubungan Luar Negeri Kadin Indonesia Bernardino Vega menilai perubahan pendekatan menjadi kunci agar Indonesia mampu tetap kompetitif dalam menarik investor asing.
"[Peluangnya] tinggi. Ini berubah, bukan peluangnya enggak ada. Kita harus pikir pendekatannya agak berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jadi, idenya harus jalan terus nih," katanya di Wisma Danantara, Jakarta Selatan, Jumat (9/1/2026).
Bernardino memandang dunia usaha perlu memperkuat kolaborasi bersama pemerintah serta pihak lain, termasuk Danantara Indonesia, untuk mengoptimalkan peluang tersebut.
Menurut dia, sejumlah sektor dinilai masih menjadi andalan Indonesia bagi investor asing. Sektor padat karya disebut menjadi tumpuan.
Baca juga: Investasi Industri Alas Kaki Tembus Rp 18 Triliun, Kemenperin Perkuat Daya Saing IKM
Selain itu, hilirisasi nikel dinilai tetap relevan dan menarik bagi investor. Sektor kelapa sawit juga masih menjanjikan untuk ditawarkan kepada investor asing.
Di luar itu, Bernardino memandang sektor hijau menjadi keunggulan tersendiri Indonesia di mata dunia, terutama dalam konteks transisi energi dan perdagangan karbon.
"Indonesia kan sebetulnya disebut super power di carbon credit karena kita memiliki dua dari empat hutan terbesar di dunia," ujarnya.