Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun Bisnis
LIVE ●

Emiten Teknologi IRSX Bidik Pertumbuhan Pendapatan 200 Persen

IRSX memosisikan diri sebagai entertainment powerhouse dan mitra strategis, bukan kompetitor kreatif bagi studio film.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Emiten Teknologi IRSX Bidik Pertumbuhan Pendapatan 200 Persen
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
KINERJA IRSX - Karyawan mengamati pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Jakarta, Senin (1/12/2025). Sembilan bulan pertama tahun 2025, IRSX membukukan laba periode berjalan Rp 34,15 miliar, melonjak 1.776% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,82 miliar. 
Ringkasan Berita:
  • Folago Pictures milik PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) menandatangani MOU co-investment untuk lebih dari 10 film layar lebar dengan studio besar nasional.
  • Strategi asset-light ini menargetkan pertumbuhan pendapatan hingga 200 persen melalui box office, OTT, distribusi, dan brand integration.
  • IRSX memosisikan diri sebagai entertainment powerhouse dan mitra strategis, bukan kompetitor kreatif bagi studio film.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Emiten teknologi PT Folago Global Nusantara Tbk (IRSX) menargetkan pertumbuhan pendapatan sebesar 200 persen.

Target tersebut dipasang setelah IRSX melalui unit filmnya Folago Pictures resmi menandatangani Memorandum of Understanding (MOU) untuk melakukan co-investment lebih dari 10 proyek film layar lebar bersama sejumlah studio besar Indonesia, termasuk Visinema Pictures, MVP Pictures, VMS Pictures, Tiger Wong Entertainment, dan KUY STUDIO.

Direktur Utama IRSX, Subioto Jingga, mengatakan, strategi ini merupakan bagian dari desain besar ekosistem Folago.

“Folago hadir sebagai mitra yang berdiri di belakang para studio dan kreator, menyediakan modal, struktur bisnis, dan akses distribusi agar setiap proyek dapat tumbuh secara berkelanjutan. Ini bukan taruhan pada satu konten, melainkan pembangunan platform hiburan jangka panjang,” ujarnya dikutip Kamis (22/1/2026).

Melalui struktur co-investment ini, IRSX membuka berbagai jalur monetisasi, mulai dari box office, hak distribusi domestik dan internasional, lisensi OTT, hingga brand integration.

Ia menyebut, pendekatan tersebut memungkinkan penciptaan revenue stream berulang yang tidak bergantung pada volatilitas event live, sekaligus memperkuat daya tarik proyek di mata mitra global.

Baca juga: Saham-saham Big Four yang Unggul di Awal Tahun, Paling Resisten di Tengah Tekanan

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan pipeline lebih dari 10 film layar lebar sepanjang 2026, IRSX menegaskan bukan sebagai production house tunggal, melainkan sebagai entertainment powerhouse yang menghubungkan film, live entertainment, digital content, talent economy, dan teknologi dalam satu ekosistem terintegrasi.

Jika konsistensi eksekusi terjaga, strategi ini berpotensi mempercepat pertumbuhan pendapatan sekaligus membuka ruang re-rating valuasi bagi IRSX di pasar modal.

Tercatat, sembilan bulan pertama tahun 2025, IRSX membukukan laba periode berjalan Rp 34,15 miliar, melonjak 1.776 persen dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 1,82 miliar.

 

Sumber: Tribunnews.com
Tags:
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di

Kirim Komentar

Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.

BizzInsight

Berita Populer
Berita Terkini
Atas